Kamis, 20 September, 2012 | Kategory : REGIONAL | | Content Article

DPRD Gelar Rapat Istimewa,Terkait Pengambilan Sumpah “PAW”


KEP-SULA-Berdasarkan surat keputusan Gubernur Maluku Utara tentang pergantian antar waktu No.250/KPTS/MU/2012,Peresmian pemberhentian dan pelantikan anggota DPRD kabupaten kepulauan sula atas nama saudara Jainudin Umanailo S.Pdi,da melantik saudara Salem Buamona sebagai anggota DPRD kabupaten kepulauan sula masa bakti 2009 – 2014.

Dalam sambutannya ketua DPRD kabupaten kepulauan sula bapak Hi Zainal Mus S.Pd,membacakan sambutannya menyatakan bahwa,Dikesempatan yang berbahagia ini,saya mengajak kita semua untuk sejenak menghaturkan puji syukur kepada kehadirat Allah SWT,atas segala limpahan rahmatnya ,sehingga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiat serta di mudahkan langkah kita untuk hadir didalam ruangan ini ,guna mengikuti rapat paripurna istimewa DPRD kabupaten kepulauan sula,dengan agenda “ Pengucapan sumpah pengganti antar waktu anggota DPRD kabupaten kepulauan sula masa bakti 2009 – 2014 “ kita berharap agar dalam pelaksanaan tugas keseharian kita,senantiasa mendap[atkan ridho Allah SWT, Amin…!.

Pergantian Antar Waktu anggota DPRD yang beberapa saat lagi akan dilakukan pengucapan sumpah,merupakan tindak lanjut dari usulan Partai Golkar melalui surat Nomor 329/DPD II/GOLKAR KS/Vll/2012,tanggal 24 juli 2012 perihal pergantian antar waktu anggota DPRD kabupaten kepulauan sula,yang mengusulkan pemberhentian saudara Jainudin Umanailo S.Pdi. dan digantikan oleh saudara Salem Buamona.

Usulan dimaksud kemudian ditindak lanjuti dengan usulan pemberhentian dan pergantian antar waktu Gubernur Maluku Utara melalui Bupati untuk meresmikan pemberhentian dan pergantiannya,sehingga Gubernur maluku Utara melalui keputusannya nomor 230/KPTS/MU/2012,meresmikan pemberhentian dan pergantian anggota DPRD sebagai mana yang di usulkan oleh Partai Golkar. Atas dasar keputusan Gubernur dimaksud,maka pada hari ini dilaksanakan Rapat Paripurna Istimewa untuk mengambil sumpah Saudara Salem Buamona sebagai anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula.
Pegantian yang terjadi,merupakan bagian dari proses demokrasi, serta tuntutan kostitusi yang harus kita jalankan,sehingga dari konteks kedudukan dan fungsi DPRD, Anggota yang baru baru saja diambil sumpahnya tetap memiliki tanggung jawab yang sama dalam eksistensinya sabagai mitra kerja pemerintah daerah yang memiliki fungsi legislasi, fungsi pengawasan dan fungsi anggaran.
Kepada Saudara Jainudin Umanailo S.Pdi atas nama DPRD, saya sampaikan terima kasih atas jasa baik dan pengabdiannya selama melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD kabupaten kepulauan sula, Dan untuk saudar Salem Buamona yang baru saja mengambi sumpahnya , saya sampaikan selamat melalui pengabdian saudara,dan sejak saat ini saudara memikul tugas dan tanggung jawab yang lebih besar sekaligus dengan 2 mandat politisi yaitu “ Kepercayaan dari partai politik dan mandat atau kepercayaan dari rakyat ’’.

Ketua DPRD Hi Zainal Mus S.Pd, juga menambahkan kepada saudara Salem Buamona yang baru saja di lantik sebagai anggota DPRD yang baru agar senantiasa selalu menjaga amanah rakyat, Partai Golakar yang sudah di berikan kepadanya agar kiranya dapat melaksanakan tugas dan tnggung jawab sesuai dengan amanah rakyat dan undang – undang dasar,” semoga kepercayaan yang sudah diberikan kepada saudara Salem Buamona agar betul – betul bekerja sesuai dengan amanah rakyat dan undan – undang dasar,oleh karena itu saya sangat berharap agar saudara dalam manjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan amanah rakyat. “Ungkapnya. (ris)

Update Juga Via @deliknewscom



& Komentar for “Masyarakat Morotai Marah Dengan Pernyataan Gubernur”

  1. sebaiknya gubernur maluku utara jgn mengeluarkan pernyataan seperti itu… gubernur harus langsung lihat dong ke lapangan bagaimana kerja keras masyarakat dan pemda pulau morotai, bila perlu mengintruksikan para pegawai pemprov maluku utara turun ke lapangan jgan asal komentar saja…. ntr kegiatan ini sukses satu satu tunjuk dada bahwa ini usaha mereka padahal nol besar

  2. Sebagai Gubernur, tanggungjawabnya besar, maka wajar saja kalau beliau menyampaikan kritik utk memacu smangat kita. Sebagai orang morotai saya setuju dgn pak gubernur. Yg merasa tersinggung menimbulkan kesan bahwa kita kekanak2an. Masyarakat morotai sdh dewasa, jd jgn bikin malu gara2 satu dua orang merasa tersinggung.

  3. Pak Gubernur mestinya meliahat langsung bagaimana peranan masyarakatnya sebelum mengeluarkan statemen….
    Jadilah pemimpin yang sebenarnya Pak!!!

  4. sembarang saja

Berikan Komentar