Kategory : REGIONAL | TAG : | Content Article
Kamis, 13 Desember, 2012

Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH Terima Penghargaan

AL- Gavriel Ismail - deliknews

penghargaan 300x187 Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH Terima Penghargaan Pontianak – Laporan Akuntabilias Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Prov. Kalbar Tahun 2012 yang telah disampaikan kepada Presiden melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ternyata mendapat penilaian yang cukup menggembirakan. Dalam Penilaian tersebut, kendatipun LAKIP Pemprov. Kalbar masih menduduki tingkat Akuntabiltas Kinerja Peringkat CC, namun dalam hal bobot penilaian terjadi peningkatan dari bobot 35 dengan nilai 19,84 di tahun 2011 menjadi 20,69 tahun 2012.

Evaluasi dilakukan setiap tahun sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Instruksi Presiden No 7 Tahun 1999 tentang Akuntabiltas Kinerja Instansi Pemerintah Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara N Kep 135/M/pan/9/2004 TENTANG Pedoman Umum Evaluasi LAKIP dan Peraturan Menpan No 25 tahun 2012 tentang petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah, telah melakukan evaluasi terhadap Akutabilitas Kinerja Pemerintah Provinsi Kalbar.

Penilaian LAKIP ini untuk menilai implementasi dan pengembangan akuntabilitas kinerja di lingkungan Pemerintah Prov Kalbar dalam rangka mendorong terwujudnya pemerintahan yag berorentasi kepada hasil ( rusult oriented goverment ) yang merupakan akumulasi penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar yang dievaluasi seperti pada Aspek perencanaan Kinerja, Pemerintah Provinsi Kalbar maupun satuan kerja Perangkat Daerah ( SKPD) telah memiliki perencanaan jangka menengah ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah/ Rencana Strategis ) dan penetapan Kinerja (PK) kekurangan dalam hal perencanaan, diantaranya :
– RPJMD Provinsi Kalbar belum dilengkapi indikator Kinerja Utama yang seharusnya menjadi ukuran keberhasilan di tingkat Pemerintah Provinsi.
-Dokumen RPJMD maupun Renstra SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar belum seluruhnya dilengkapi dengan terget tahunan maupun target jangka menengah.
-Dokumen RPJMD atau Renstra SKPD dilingkungan Pemerintah Prov Kalbar belum secara optimal dapat dijadikan sebagai dasar untuk penyusunan perencanaan kinerja tahunan, penetapan kinerja belum dimotori pencapaiannya secara berkala ataupun dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan.

Belum dicapaianya target yang diharapkan Oleh Pemerintah Provinsi Kalbar dalam LAKIP 2012 ada beberapa indikator seperti LAKIP satuan Kerja dilingkungan Pemerintah Kalbar belum seluruhnya menyajikan capaian Indikator Kinerja Utama, LAKIP Pemerintah Prov Kalbar dan satuan kerja belum secara memadai menyajikan pembanding data kinerja antara capaian tahunan ini dengan capaian tahun sebelumnya, LAKIP Pemerintah Prov Kalbar dan satuan kerja belum menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian sasaran strategis.

Kedepan Gubernur berharap agar Pemprov. Kalbar dapat mencapai target yang diharapkan diantarnya melalui penyempurnaan RPJMD dan Restra satuan Kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar agar menyajikan indikator Kinerja Utama dan untuk menggambarkan hasil-hasil organisasi ( Outcome oriented) dan dilengkapi dengan terget jangka menengah.

Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan agar mengacu pada Rencana Strategis yang ada, termasuk menyajikan sasaran strategis dan indikator kinerja out comenya.

Meningkatkan informasi kinerja pada LAKIP Pemerintah Prov Kalbar dan LAKIP Satuan Kerja antara lain menjelaskan capaian indikator Kinerja Utama yang bersifat outcome dan dikaitkan dengan target yang ditetapkan dalam dokumen penetapan kinerja serta melakukan pembandingan data kinerja.

Meningkatkat kapasitas SDM dalam bidang akuntabilitas dan manajemen kinerja di seluruh jajaran Pemerintah Prov Kalbar untuk mempercepat terwujudnya pemerintahan yang berkinerja dan akuntable.

Gubernur Cornelis juga menghimbau agar seluruh perangkat SKPD dalam setiap melaksanakan tugas agar membuat laporan terperinci, sehingga kta bekerja dapat diukur dalam pencapaian keberhasilnya, ‘Tegas Cornelis.

Penghargaan LAKIP Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang menduduki predikat penilai CC yang mengalami peningkat nilai Bobot 35 dengan 19,84 ditahun 2011 naik menjadi 20,69, penyerahannya oleh Menpan RI diterima langsung Gubernur Kalbar Drs.Cornelis,MH di Hotel Sultan Jakarta.

(qf/QF/bd-kalbarprov.go.id)

Update Juga Via @deliknewscom













Get our toolbar!