Kategory : EKBIS & Keuangan | Content Article
Senin, 21 Januari, 2013

Telkom Kembangkan Bisnis Internasional Di Timor Leste

AL- Gavriel Ismail - deliknews

Arief Yahya dan Xanana Gusmau 300x225 Telkom Kembangkan Bisnis Internasional Di Timor LesteDili – PT. Telekomunikasi Indonesia International (Telin), salah satu anak perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) mulai beroperasi melayani kebutuhan telekomunikasi seluler di Timor Leste dengan nama TELKOMCEL , Hal ini ditandai dengan dilakukannya Official LaunchTelkomcel di kantor Telin Timor Leste, Jalan Aimutin Dili, Kamis, 17 Januari 2013 , lalu.

Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao, Menteri Transportasi dan Komunikasi Timor Leste, Pedro Lay da Silva serta beberapa pejabat pemerintah Timor Leste lainnya hadir dalam acara bersejarah itu, sementara Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan hadir mewakili Pemerintah Indonesia didampingi Direktur Utama Telkom Arief Yahya dan President Direktur Telin, Syarif  Syarial Ahmad.

Arief Yahya mengatakan dengan beroperasinya Telkomcel di Timor Leste membuktikan sekali lagi tekad Telkom mengembangkan bisnis internasional. Menurut Arief Yahya Timor Leste merupakan pangsa pasar telekomunikasi yang menjanjikan dengan potensi pertumbuhan pelanggan yang besar.

“Telin menargetkan ada 450 ribu pelanggan pada 2018 atau sekitar 45% dari pangsa pasar di Timor Leste,” ujar Arief Yahya. “Hingga saat ini saja tak kurang dari 21.000 calon pelanggan telah mendaftarkan diri untuk menjadi pelanggan Telkomcel, ” imbuhnya. Seperti dalam rilis yang diterima deliknews.com

Telin memperoleh lisensi di Timor Leste untuk menyediakan jasa telekomunikasi di Timor Leste untuk jangka waktu 15 tahun ke depan. Total investasi yang akan dikucurkan untuk menggelar layanan GSM dan 3G hingga 2015 mencapai USD 50 juta.

Pada saat ini Telkomcel telah memiliki sekitar 30 Based Transceiver Station(BTS) yang telah siap beroperasi dan jumlah ini akan terus bertambah hingga mencapai 115 BTS dalam beberapa bulan kedepan untuk mencapai target coverage sekitar 95% populasi masyarakat Timor Leste.

Keberhasilan Telin memperoleh lisensi di Timor Leste sekaligus memperlebar sayap perusahaan tersebut. Saat ini ada tiga anak perusahaan Telin di luar negeri, yakni Singapura, Hong Kong, dan Timor Leste. Dan saat ini Telin juga sedang melakukan penjajakan pengembangan bisnis di Australia, Myanmar dan di beberapa negara lainnya.

Optimisme kehadiran Telin di Timor Leste didukung oleh sinergi TelkomGroup dalam melayani komunikasi untuk mendukung produktivitas sektor ekonomi, pertumbuhan daya saing, dan penyediaan akses informasi khususnya sektor pendidikan di Timor Leste.

Telin menjadi perpanjangan tangan dari Telkom untuk menggeluti bisnis telekomunikasi internasional, dengan selalu mengacu kepada visi utama Telin yaitu ” To become the world new digital hub”. Visi tersebut kemudian dikomunikasikan melalui misi Telin yakni membangun jasa dan sarana telekomomunikasi.

Telin berkomitmen menyediakan layanan dengan kualitas kelas dunia, menambah nilai dari portofolio Telin melalui investasi di bisnis mobile & telekomunikasi internasional, serta menyebarkan nilai-nilai dari Telkom Group kepada dunia dan memaksimalkan hasil kepada para pemegang saham. Melalui semangat itulah, Telin membuka anak perusahaan baru di Timor Leste, dengan nama Telkomcel.

[ GUN/YE ]