Kategory : Berita Utama | HOT TOPIK | TAG : | Content Article
Sabtu, 25 Mei, 2013

Perkebunan Sawit PT Rebinmas Di Rambah Penambang

ngadianto asri - deliknews

Andreanto HRD PT Rebinmas Jaya 210x280 Perkebunan Sawit PT Rebinmas Di Rambah PenambangBelitung—Perusahaan Perkebunan kelapa sawit  PT Rebinmas yang memiliki Hak Guna Usaha(HGU)di wilayah dusun Parit Gunung kabupaten Belitung,Provinsi kepulauan Bangka Belitung di rambah oleh oknum penambang illegal dengan menggunakan excavator akibat dari perambahan dengan cara membuka tambang pasir timah sehingga  membuat PT Rebinmas merugi

Pasalnya akibat penambangan dikawasan HGU,mengakibatkan tanaman pohon sawit yang telah berumur berkisar kurang lebih !5 tahun pada roboh dan,tidak tanggung tanggung ada sekitar 15 pohon sawit roboh akibat ulah penambang prediksi sementara kalau diuangkan PT Rebinmas merugi berkisar Rp 850 juta

Andreanto manager HRD PT Rebinmas didampingi kepala security Agus Kusmana kepada deliknews.com menjelaskan bahwa kegiatan tambang illegal tersebut  sudah beroperasi sekitar 1 bulan , setidaknya 15 pohon sawit telah tumbang , sebelumnya mereka membandel, karena setiap diusir beberapa hari kemudian balik lagi menambang dan puncaknya sabtu malam  (18/05/13)jelas Andreanto

“Kami pihak perusahaan merasa diinjak injak kehormatannya karena kami sudah ada HGU dan disitu sudah ada pohon sawit tapi masih ditambang juga, setidaknya mereka menggunakan excavator ada 4 unit dengan merk Hitaci dan komatsu serta 6 mobil truck”tegas Andreanto

Hingga sabtu malam andre tidak berhasil menemui pemilik tambang  yang ditemui hanya 3 orang pekerja tambang,namun menurut keterangan sekurity Agus Kusmana,tambang tersebut milik MKT dan keterangan tersebut menurutnya berasal dari pekerja tambang yangberhasil ditemui.

PT Rebinmas menuntut penggantian tanaman lebih kurang senilai 50juta perpohon dan meminta penambang menimbun kembali lahan yang sudah dirusak dengan cara menggali dengan excavator.

Andre menambahkan bahwa pihak perusahaan sudah melayangkan surat yang ditujukan kepada kapolres Belitung tertanggal 23 mei 2013 nomor surat 03 /LAP-RMJ/V/2013 dan tembusan kepada kapolda Bangka Belitung untuk menindak lanjuti penyelidikan dan menuntaskan persoalan ini.

(Marjono)