Kategory : Headline | HUKUM & KRIMINAL | NEWS SLIDE | TAG : | Content Article
Minggu, 8 September, 2013

Tabrakan Maut Jagorawi : Lancer Si Dul Tabrak Avanza Lalu Hajar Grandmax

AL- Gavriel Ismail - deliknews

dul kecelakaan 453x261 Tabrakan Maut Jagorawi : Lancer Si Dul Tabrak Avanza Lalu Hajar GrandmaxJakarta – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto menjelaskan, kecelakaan beruntun yangmelibatkan tiga kendaraan terjadi di Tol Jagorawi Kilometer 8+200, Jakarta Timur, karena mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikendarai Abdul Qadir Jaelani alias Dul, putra Ahmad Dhani, melaju kencang dari arah selatan atau dari arah Bogor ke Jakarta.

Mobil Mitsubishi Lancer keluaran 2010 itu kehilangan kendali. Kendaraan yang semula berada di jalur dua dari pinggir itu kemudian melaju tanpa kendali ke arah jalur empat yang berada persis di pinggir pembatas tengah jalan tol. Karena dalam keadaan melaju kencang, mobil menabrak pembatas besi di tengah tol.

Karena terbentur besi pembatas, mobil terbang dan menyerempet sisi kanan belakang Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 1882 UZJ yang melaju dari arah berlawanan. Karena pengendaranya mampu mempertahankan keseimbangan, mobil tidak mengalami kerusakan parah.

Namun nahas, mobil Daihatsu Gran Max B 1349 TEN yang berada di sampingnya. Karena tidak sempat menghindar, mobil itu terhantam keras oleh mobil Lancer yang dikendarai anak bungsu Ahmad Dhani itu.

Lima orang dari 13 penumpang dalam mobil meninggal dunia di tempat kejadian. Bahkan, salah satu korban meninggal dalam kondisi mengenaskan karena terjepit body mobil. Sementara satu korban lagi meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Mobil Lancer, Grand Max dan Avanza diamankan di satwil lantas Jakarta Timur,” kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya.

Riwanto menuturkan, pengendara mobil Mitsubishi Lancer yang diketahui anak Ahmad Dhani itu dalam perjalanan dari Cibubur menuju ke Pondok Indah, Jakarta Selatan. Mobil berisi dua penumpang. Dul, pengemudi mobil yang masih berusia 13 tahun dan Noval Samodra (14).

“Penumpang dan pengendara dua-duanya mengalami luka-luka. Awalnya dibawa ke RS Meilia Cibubur kemudian dibawa ke Pondok Indah,” katanya.

Rikwanto menambahkan, Empat orang meninggal di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur dan dua orang meninggal di RS Meilia, Jalan Alternatif Cibubur, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

(vn.jhn)