Kategory : Berita Utama | NEWS SLIDE | TAG : | Content Article

Selingkuh, PNS di Madiun Rame – rame Ajukan Cerai 16 Dikabulkan

AL- Gavriel Ismail , Selasa, 12 November, 2013


Madiun – Hampir setiap tahun kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Madiun mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten dan Kota Madiun.  Rata-rata penyebab pengajuan perceraian itu disebabkan perselingkuhan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sedangkan kasus faktor ekonomi keluarga tidak berpengaruh bagi dasar pengajuan gugatan itu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Madiun, Budi Tjahyono mengatakan Tahun 2012 ada sebanyak 21 PNS mengajukan permohonan gugatan cerai. Dari jumlah itu, 16 perceraiannya dikabulkan dan sisanya ditolak alias masih bisa diselamatkan untuk rujuk membangun rumah tangganya kembali.

“Karena prinsip kami harus dibina dahulu. Kalau bisa diselamatkan jangan sampai ada perceraian. Tetapi kalau sudah tak bisa dibina kami persilahkan saja. Yang jelas kami makin memperketat pengajuan gugatan cerai itu,” jelasnya, kemarin.

Sedangkan Tahun 2013, kata mantan Kepala Dinas Pertanian Pemkab Madiun ini ada sebanyak 9 pengajuan gugatan cerai. Akan tetapi yang dikabulkan atau terealisasi 7 orang dan sisanya 2 orang masih ditolak lantaran masih bisa dibina.

“Rata-rata bermula dari cek cok dan saling curiga. Kalau faktor ekonomi keluarga tidaklah kan guru sekarang sudah makin sejahtera karena ada sertifikasi,” imbuhnya.

Sementara, upaya mempersulit pengajuan cerai dan gugatan itu, kata Budi diantaranya dengan melaksanakan pembinaan PNS yang bersangkutan yang dilakukan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing, pembinaan BKD, hingga masalahnya dilimpahkan ke inspektorat untuk dikroscek antara PNS yang mengajukan cerai dengan pasangan suami atau istrinya.

“Terbanyak memang yang mengajukan cerai guru karena dari 9.565 PNS jumlah gurunya lebih banyak yakni 5.278 ditambah 78 pengawas, dan 31 pembina. Kami berusaha agar PNS itu harmonis makanya kami kerap mengadaan pembinaan itu,” ujarnya lagi.

(EL/Sip)

Update Juga Via @deliknewscom