Bupati Ngada Marianus Sae Resmi di Tahan KPK

Dibaca kali

 Oleh Semard Dju 13 Februari 2018, 05:01 WIB

Jakarta – Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur NTT, Marianus Sae yang bakacalon Gubernur NTT, resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK pada, senin (12/2).



Bupati Ngada pada sabtu ditangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan suap menyuap proyek pembangunan insfrastruktur di beberapa daerah di NTT bersama lima orang lainnya.



Kemudian pada hari minggu (11/2) Bupati Ngada Marianus Sae di bawa ke gedung terhormat Pemberantasan Korupsi KPK di jakarta untuk diperiksa.



Namun KPK menetapkan Bupati Ngada, Marianus Sae, sebagai tersangka kasus suap yang dibongkar melalui operasi tangkap tangan (OTT). Saat ditangkap, Marianus ditangkap bersama Ketua Tim Penguji Psikotes Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ambrosia Tirta Santi.



Marianus memang akan maju kembali dalam pilkada serentak di NTT sebagai calon gubernur. Saat ditangkap, Marianus dan Ambrosia berada di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur.


“Sekitar pukul 10.00 WIB, tim pertama bergerak menuju ke sebuah hotel di Surabaya dan mengamankan 2 orang, MSA (Marianus Sae) dan ATS (Ambrosia Tirta Santi),” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).



“Dari tangan MSA, tim mengamankan sebuah ATM dan beberapa struk transaksi keuangan,” sebut Basaria.



KPK pun kemudian menetapkan Marianus sebagai tersangka suap. Selain itu, penyidik KPK juga menjerat seorang kontraktor bernama Wilhelmus Iwan Ulumbu sebagai pemberi suap.



Sedangkan status Ambrosia yang turut ditangkap KPK masih sebagai saksi. Ambrosia pun masih berada di KPK untuk menjalani pemeriksaan.


Dalam kasus ini, Marianus diduga menerima Rp 4,1 milair dari Wilhelmus. Uang itu diduga berkaitan dengan proyek infrastruktur di wilayah Ngada. (Sju)


Komentar


    Baca Lainnya, Delik Hukrim

    Bagikan