Hukrim

Timbangan Elektrik Milik Pengedar Tidak Dibaca Jaksa Di Persidangan

Surabaya – Kwee Young Cun terdakwa yang kedapatan memiliki Narkoba jenis sabu-sabu seberat 14,03 gram dan 13 butir pil jenis extacy jenis minion, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda pembacaan dakwaan sekaligus pemeriksaan saksi penangkap. Kamis (18/05) petang.

Didalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wilhelmina Manuhutu dari Kejari Surabaya, terdakwa mengusai satu bungkus plastik Narkoba jenis sabu-sabu seberat 10,24 gram berikut bungkusnya bertempat di depan RS Marinir jalan Gunungsari Surabaya.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap rumah kost Terdakwa dan ditemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat 1,57 gram, satu bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat 2,22 gram, satu bungkus plastic klip berisi 13 (tiga belas) butir exstacy jenis minion, satu buah timbangan elektrik, dan diakui oleh terdakwa memiliki barang tersebut dari bandar yang bernama Alex terpidana yang meringkuk di Lapas Porong Sidoarjo.

Atas kepemilikan Narkoba jenis sabu, terdakwa didakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jalannya persidangan kasus peredaran narkotika ini menarik diikuti, sebab, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Whelmina Manuhutu diduga sengaja menyembunyikan barang bukti. Yakni, Timbangan elektrik yang pernah disita penyidik kepolisian.

Timbangan elektrik itu dianggap penting karena dapat menyebabkan terdakwa dihukum vonis maksimal oleh majelis hakim, sebab timbangan elektrik disembunyikan guna menghindarkan terdakwa sebagai bandar narkotika, bukan hanya seorang pengedar saja.   (Han/Son)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top