Hukrim

Terdakwa Penipuan dan Penggelapan Penjualan Lahan Dharmahusada Mas Diadili

Surabaya – Terdakwa Harrydianto Tedjokusumo, warga Jalan Putroagung Wetan, Surabaya menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (19/06).

Jaksa penuntut umum Ratna Fitri Hapsari mendakwa pria berusia sekitar 60 tahun ini dengan pasal penipuan dan penggelapan penjualan lahan di Jalan Dharmahusada Mas, Surabaya

Dalam dakwaannya, jaksa Ratna menerangkan, terdakwa telah menjual sebidang tanah atas nama PT Aneka Bangunan Mulia Jaya yang berlokasi di Jalan Dharmahusada Mas kepada korbannya yaitu Handoyo Laymanto. 

“Atas pernjualan tanah itu akhirnya dibuat akta jual beli yang dibuat di kantor notaris Devi Crisnawati di Jalan Bubutan, Surabaya pada 18 Juli 2008,” terangnya.

Atas kesepakatan penjualan tanah ini, Handoyo akhirnya membayar lunas tanah seluas 450 meter persegi ini dengan harga sebesar Rp 1,5 miliar dengan menggunakan bilyet giro.

“Bilyet giro tertulis Rp 1,5 miliar itu diserahkan Handoyo langsung kepada terdakwa,” terangnya.

Kemudian terdakwa menyerahkan bilyet giro tersebut kepada Soenardi untuk pembayaran atas pembelian besi bekas rel kereta api. Namun selanjutnya, terdakwa justru tidak mengakui jual beli tanah yang berlokasi di Jalan Dharmahusada Mas, Surabaya tersebut.

“Terdakwa justru mengajukan gugatan pembatalan akta jual beli tanah yang diterbitkan oleh notaris Devi Crisnawati dengan turut tergugat Handoyo,” kata jaksa Ratna dihadapan majelis hakim yang diketuai Pesta Sitorus.

Atas perbuatan terdakwa, Handoyo mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 miliar akibat tidak bisa menikmati tanah yang telah dibelinya dari terdakwa. 

“Terdakwa diancam pidana pasal 378 dan 372 KUHP,” pungkas jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim ini.

Usai pembacaan surat dakwaan, terdakwa yang selama persidangan selalu mengenakan tongkat ini langsung mengajukan surat penangguhan penahanan kepada hakim Pesta. 

“Dikesempatan ini kami juga ajukan penangguhan penahanan untuk terdakwa. Mohon majelis hakim mempertimbangkannya,” kata kuasa hukum terdakwa. (Han/Son)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top