Hukrim

Akibat 4 Poket Sabu, Sales Mobil Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Surabaya – Sempat tertunda dua kali karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Kristin belum siap membuat tuntutan, sidang tuntutan terhadap terdakwa Yosef Victor Thenilius bin Then Martinus, akhirnya digelar di Pengadilan Negeri Klas IA Kota Surabaya, Senin (17/07).

Mantan sales mobil tersebut didakwa atas kepemilikan dan penggunaan narkotika jenis sabu sebanyak 4 poket. Yosef adalah pengguna dan sekaligus perantara. 

JPU Siska Kristin, dalam surat tuntutannya menganggap terdakwa telah melanggar Pasal 112 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. JPU lalu menuntut terdakwa selama tujuh tahun dan enam bulan penjara.

“Menuntut agar terdakwa dihukum tujuh setengah tahun penjara, dan denda Rp 800 juta atau subsider 6 bulan.” kata jaksa Perlind SH membacakan tuntutannya menggantikan jaksa Siska Kristin dari Kejari Tanjung Perak.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui penasehat hukumnya mengaku belum menerima tuntutan tersebut., dan akan mengajukan pembelaan pada sidang selanjutnya. 

Terdakwa Yosef Victor Thenilius bin Then Martinus yang berprofesi sebagai sales penjualan mobil, ditangkap unit reskrim polrestabes Surabaya dirumah kostnya jalam Tenggilis Mejoyo Selatan Gang VII No 5. Dia ditangkap pada hari Selasa tanggal 07 Pebruari 2017 sekira pukul 12.00 wib, akibat menyimpan narkotika golongan I bukan tanaman dalam bungkus permen mint.

Diketahui bahwa sabu 1/4 gram dibeli oleh terdakwa dari dari Ihan (belum tertangkap) seharga Rp 450.000.

Saat ditangkap, diketahui bahwa narkotika golongan I bukan tanaman itu sudah terbagi dalam bentuk 4 poket yakni,  poket pertama berisi sisa sabu berat  0,29 gram beserta pembungkusnya, poket kedua plastik klip berisi sisa sabu berat 0,31 gram beserta pembungkusnya, poket ke tiga berisi sisa sabu berat 0,33 gram beserta pembungkusnya, dan 1 pipet kaca yang masih ada sisa sabu berat  2,42 gram yang disimpan dalam tumpukan baju dalam lemari pakaian terdakwa.

Atas perbuatan terdakwa tersebut, jaksa menganggapnya bersalah melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 112 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Han/Son)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top