Hukrim

Simpan Sabu di Kost, Warga Karangpilang Divonis 4,7 Tahun Penjara

Surabaya – Kedapatan menguasai narkotika jenis sabu, terdakwa Heri Sunarno alias Cicho Bin Mardiono, warga jalan Karangpilang gang Gelatik  IV/59 kelurahan Karangpilang, kecamatan Karangpilang, Surabaya, di vonis hukuman penjara selama 4 tahun dan 7 bulan serta denda Rp 800 juta subsidair 2 bulan kurungan dalam sidang lanjutan yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (17/07).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Marsandi dari Kejari Surabaya yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 7 tahun dan denda Rp 800 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim yang diketuai Dedi Fardiman sependapat dengan tuntutan Jaksa, akan tetapi tidak sependapat dengan lamanya hukuman.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menjadi melanggar pasal 112 ayat 1 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Terdakwa tanpa hak menguasai, menjadi perantara, menjual, membeli narkotika golongan I jenis Sabu,” tegas Dedi saat membacakan putusan.

Atas putusan, terdakwa Heri Sunarno, melalui penasehat hukumnya Farizi SH menyatakan menerima putusan itu dan tidak melakukan upaya perlawanan banding.

“Terdakwa menerima putusan itu,” ujar Farizi SH dari LBH Lacak.

Seperti di beritakan,  terdakwa di tangkap oleh polisi saat berada di kamar kosnya jalan Pulo wonokromo No 208 karena kedapatan membawa SS. 

Waktu itu terdakwa dituding terdakwa Nico Febri Fernando (DPO) yang ditangkap sebelumnya, saat Nico ditangkap dia mengaku telah menjual sabu kepada terdakwa Heri Sunarno

Selanjutnya, saat dilakukan penggrebekan di kamar kos yang dihuni oleh terdakwa Heri Sunarno, polisi menemukan barang bukti 2 plastik klip bekas isi narkotika jenis sabu, dengan berat masing-masing 0,33 gram dam 0,35 gram, pipet kaca sisa pakai senerat 3,23 gram, 7 pak plastik klip kosong dan 2 botol sebagai alat penghisap sabu, sedotan dan sekrop kecil yang terbuat dari potongan sedotan warna putih. 

Kepada petugas, terdakwa mengakui bahwa 2 poket narkotika yang diketumukan adalah miliknya yang dibeli dari terdakwa Nico Febri Fernando (DPO) seharga Rp 200 ribu. (Han/Son)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top