Politik

Kunker ke Ketapang Anggota DPR-RI Temui Perawat dan Guru Kontrak

Ketapang – Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat Daniel Johan Anggota DPR RI Komisi IV Dapil Kalimantan Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada reses masa persidangan V tahun sidang 2016 – 2017 menerima kehadiran tenaga perawat dan guru honorer yang bertempat di Hotel Borneo Ketapang Jalan Dr Sutomo, Minggu Malam (13/8).

Pertemuan yang dihadiri sekitar ratusan orang lebih terdiri dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ketapang, Pengurus PGRI, Guru Kontrak dan Honorer juga para kelompok tani dari beberapa daerah.

Dalam penyampaiannya Sekretaris PGRI Ketapang Rakhmat Kartolo,S.Pd mengatakan”,Persoalan Tenaga Kontrak dan Honorer harus diproritaskan dari segi regulasi. Pemerintah jangan hanya obral janji, terutama K2 yang ada di Kabupaten Ketapang yang berjumlah 171 orang kini tinggal 168 karena sudah meninggal sehingga tidak sempat menerima SK CPNSnya”,katanya.

Ditambahkannya”, Tentang Foul Day menjadi catatan buat sekolah dipedalaman karena beberapa hal yaitu soal jarak tempuh tempat tinggal siswa dan sekolah, keadaan ekonomi dikarenakan org tua mereka sibuk bekerja”.

“Persoalan OPS tidak ada jaminan dari Pemerintah apalagi sekarang OPS merupakan ujung tombak input data. Mohon ini menjadi perhatian Pemerintah. Korelasi Peraturan Per Undang-Undagan dan Permendikbud agar sejalan dalam rangka menciptakan pendidikan yang berkualitas”,harapnya.

Daniel Johan yang juga Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi masalah Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pangan didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Ketapang mendengarkan keluhan dan masukan dari tenaga perawat dan tenaga guru berjanji akan menyampaikan permasalahan ini ke Komisi yang membidanginya di DPR RI.

Ketika di temui usai kegiatan Daniel Johan mengatakan”, malam ini kita menerima aspirasi yang cukup dalam dari perawat dan guru honor. Sementara faktor utama yang menjadi kewajiban konstitusi baik pemerintah maupun negara memastikan bahwa pendidikan dan kesehatan yang baik akan berjalan baik kalau prosesnya mulai dari hulu sampai ke hilir di perhatikan dengan baik “, jelasnya.

” Yang menjadi problemnya adalah gimana kita mau menghasilkan kesehatan dan pendidikan yang baik kalau hilirnya itu justru sangat tidak diperhatikan”,tutur putra kelahiran Jakarta, 10 April 1972 ini.

” Kedepannya kita akan mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian khususnya untuk tenaga perawat karena perawat telah menghibahkan faktanya menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat”, ungkapnya.

(Wan Usman)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top