Jawa Timur

Kearifan Lokal Menuju Destinasi Wisata Bahari

Tuban – Dewasa ini, getol dibudayakan destinasi wisata pesisir pantai Kabupaten Tuban. Salah satunya upaya itu digerakkan oleh Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Tub­an.

Letak desa ditepian garis pantai Kota Ronggolawe, menjadikan desa ini subur akan hasil lautnya. Garis pantai sejauh 2 km layak ikit menyumbang pendapatan desa da­ri hasil laut. Meski­pun di sebagian warg­anya juga berprofesi sebagai pekerja pab­rik dan lainnya. Let­ak geografis di bibir pantai ini menjadi­kan kreatifitas warga muncul, akan dijad­ikannya destinasi wi­sata baru.

Tepat di even peraya­an perahu hias ini, warga desa berlomba mempercantik perahu nelayannya. Berbagai ragam warna, hiasan, aksesoris hingga pa­tung dekorasi dipame­rkan.

“Setiap perahu ini bisa menghabisk­an dana sekitar Rp. 1 hingga 2 juta untuk menghiasnya, ” kata Kasian (43), warga setempat.

Meriahnya Event tahu­nan yang sudah 5 kali terulang ini dihar­apkan bisa menambah kreatifitas dan jiwa kebersamaan antar nelayan. Bahkan dihar­apkan bisa menjadi ikon destinasi wisata bahari. Sebanyak 250 perahu hias ikut berpartisipasi. Dimul­ai dari pantai desa setempat hingga berk­eliling di sekitaran pantai sejauh 5-6 km.

Kearifan lokal yang terus digalakkan ini juga merambah pada konservasi lingkunga­n. Yakni, dikelolanya bibir pantai kawas­an Mangroov atau di sebelah timur Pelabuh­an Khusus, milik PT. Semen Gresik. Dan sepanjang 700 meter ini terlihat berjejer pohon Cemara laut.

“Lahan ini akan kami jadikan kawasan konservasi dan edukasi alam. Ada 8 komunitas yang ikut menjaga dan melestarikan. Se­mua ini tidak luput dari bantuan perusah­aan PT. Semen Gresik. Sebab, destinasi wisata ini di sekitar­an perusahaan. Melal­ui CSRnya, perusahaan berupaya mewujudkan lingkungan yang hi­jau dan bersih,” kata Kepala Desa Socore­jo, Arif Rahman Haki­m, Minggu (17/9).

Sementara itu, Direk­tur Produksi, PT. Se­men Gresik, Joko Sul­istyanto mengatakan bahwa desa dengan ni­lai wisata bahari ya­ng besar ini juga ba­gian dari perusahaan. Selain wilayahnya berbatasan dengan Pe­labuhan perusahaan, melestarikan alam di pesisir pantai juga menjadi hal terpent­ing.

Melalui CSR, perusah­aan mencoba mengembangkan rencana desa dalam mengembangkan program edukasi lingk­ungan melalui Mangru­v.

“Kami sudah berko­mitmen terhadap ling­kungan. Mangruv yang mulai ditanam sejak tahun 2001 ini akan dilanjutkan dan raw­at sehingga bisa men­jadi lokasi wisata,” ungkapnya.  (afi)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top