Jawa Timur

Diduga Palsukan Akte, Notaris Lutfi Afandi Terancam dihukum

Surabaya – Notaris Lutfi Afandi, terancam dihukum lantaran diduga melakukan penipuan, penggelapan dan pemalsuan akte otentik. Politisi muda demokrat itu terancam dijerat pasal 263 KUHP, pasal 266 KUHP, 372 KUHP dan 378 KUHP.

“Kami tidak mengerti alasan apa dan dasarnya apa hingga kejaksaan tinggi Jawa Timur tidak berani menahan Lutfi yang kini statusnya sebagai tersangka dalam ikhwal kasus tersebut”Kata Bambang, Senin malam (9/10)

Padahal, kata Bambang, pasal-pasal yang dijerat kepada Lutfi dijeratkan oleh kepolisian dan ancaman hukuman diatas 5 tahun. Dalam kasus ini Ibu Hj Pudji Lestari menjadi korban”Kata Bambang Smit dari Gerakan Satu keadilan Surabaya (Gema Sakera) dan Aliansi Ormas & LSM Jatim.

Dikatakan Cak Smit, sapaan akrab Bambang, menyatakan pihaknya mendesak Kejati Jatim untuk menahan Notaris Lutfi Afandi, sebab tindakan lutfi mengorbankan seseorang dan itu mengarah ke kasus hukum.

Smit kembali mengatakan, untuk merespon hal itu pihaknya berencana menggerakkan ratusan massa dari berbagai element untuk mendesak Kejati Jatim menahan Lutfi.

“Kami melakukan aksi orasi guna mempertanyakan kepada Kejati, kenapa hingga hari ini Lutfi belum ditahan, padahal hukuman yang menjeratnya sangat jelas” Kata Bambang,menyambung Kejati harus segera tangkap Lutfi.

Sementara itu hingga berita ini ditulis, Lutfi Afandi belum dapat dikonfirmasi.

(gn)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top