Regional

DPRD Kotabaru Gelar RDP DOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima

Kotabaru – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru Dengan Tim Expos presidium Pemekaran Daerah Baru (DOB), Senin 9/10 di ruang Rapat Gabungan DPRD Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan

Rapat di pimpin Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru dan di hadiri anggota Komisi, Asisten I Setda Kabupaten Kotabaru, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala SOPD, Tim Expos Presidium, LSM- Lembaga Rakyat Peduli Borneo dan Instansi lainya.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru Suji Hendra, S.Pd mengatakan, Rapat dengar pendapat Expos Presiduum pemekaran daerah baru dari wilayah Dapil I, dan II setuju dengan pembentukan pemekaran daerah baru. Kita serahkan ke Bupati untuk  membentuk kajiannya, karena ada janji politik kita termasuk janji Bupati bahwa kita akan mendukung pemekaran daerah baru dan pembetukan Kabupaten baru.

Ketua Presidium Kabupaten Tanah Kambatang Lima Bahrudin mengatakan, Rencana Pemekaran Kabupaten Tanah Batang lima yang meliputi wilayahnya dua belas (12), tujuh (7) Kecamatan yang ada di Kelumpang dan lima (5) Kecamatan ada di Pamukan, kami sudah lama membentuk Presiduum ini untuk kepentingan pemakaran dan kami selalu aktif melakukan pertemuan dari mulai di tingkat bawah namun kami tidak memberitakan secara besar-besaran, tiba- tiba ada muncul  sekelompok tertentu yang ingin memekarkan atas nama Pamukan Raya, ini yang menjadi masalah bagi kami.

Kata Bahrudin, ” Menurut PP 78 itu secara tekhnik ada kajian  istilahnya mampu, sangat mampu dan tidak mampu, kalau hanya lima (5) Kecamatan, kami menyakini secara tekhnis pasti tidak memenuhi syarat, demikian juga Kelumpang yang hanya ada tujuh (7) Kecamatan, mengambil dari ke Tanah Batang lima (5) agar nantinya kajian tekhnisnya memenuhi syarat, kita berjuang percuma kalau kajian tehknisnya tidak memenuhi syarat.

Sementara itu Wakil Ketua LSM- Lembaga Rakyat Peduli Borneo Kabupaten Kotabaru Herpani mengatakan, “Pertemuan hari ini intinya adalah pemekaran daerah dan tidak ada kata lain, kita melihat saat ini kesenjangan pembangunan di Kabupaten Kotabaru sangat jelas, terutama untuk wilayah Kelumpang yang merupakab tanah kelahiran saya yang sangat jauh tertinggal, artinya kalau kita masih ikut Kabupaten Kotabaru lima puluh (50) tahun kedepan daerah Kelumpang tidak akan bisa berkembang, saya ini asli orang Kelumpang dan tinggal di daerah Kelumpang artinya saya lebih tau dengan kondisi wilayah saya,” ucapnya.

“Kami berharap kepada para Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru dari Dapil I dan II mundukung untuk Kabupaten baru Tanah Kambatang Lima, kita berharap juga ke Bupati Kotabaru untuk mensetujui, karena ini sesuai dengan janji Bupati sebelum menjadi Bupati waktu kampanye tahun 2015 dulu untuk memekarkan wilayah Kelumpang, dan itulah yang kami harapkan sekarang,” Pungkasnya.  (Hrp)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top