Nasional

Cek Rp 1,5 Miliar Blong, Penggugat Serahkan Alat Bukti

SURABAYA – Sidang gugatan perbuatan melawan hukum atas cek kosong senilai Rp 1,5 miliar antara penggugat Hadi Purnomo melawan tergugat Eric Wijaya, masuk tahap pengajuan alat bukti. Kamis (12/10) siang.

Pada sidang kali ini pengugat mengajukan 5 alat bukti, untuk memperkuat gugatan yang diajukan. Menurut Triwidodo salah satu kuasa hukum penggugat, bukti-bukti itu adalah,  identitas para pihak, cek senilai Rp 1,5 miliar yang dinyatakan blong, bukti keterangan tolakan dari bank, foto rumah tergugat, foto tanah yang menjadi penyebab penggugat mengeluarkan cek.

“Bukti-bukti itu akan diperkuat dengan menghadirkan saksi-saksi pada agenda persidangan selanjutnya,” kata Triwidodo.

Sebelumnya, Eric Widjaja SE (31) marketing properti freelance yang beralamat di jalan Manyar Tirtoyoso Selatan 3/11, kelurahan Manyar Sabarangan, kecamatan Mulyorejo, digugat oleh Hadi Purnomo (64), pemilik toko kain dari Pasar Atom Surabaya, Senin (24/07).

Gugatan perdata Nomor 1883/HK/VII/2017 tertanggal 24 Juli 2017 tersebut diajukan Hadi Purnomo ke Pengadilan Niaga Surabaya untuk meminta ganti rugi materiil dan immateriil Rp 601 juta karena Eric Widjaja sudah menyalahgunakan cek dan giro BCA DN 921648 miliknya senilai Rp 1,5 miliar.

Oleh Eric Wijaya warga jalan Manyar Tirtoyoso IVk/10-10A, cek sebesar Rp 1,5 milar milik Hadi Purnomo tersebut ditukarkan uang tunai Rp 500 juta kepada Indra Tantomo.(Han/ Son)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top