komputer
Maluku Utara

Di Ternate Ada KSU Diduga Dikendalikan Orang Dinas Koperasi dan UKM

Ternate – Koperasi Serba Usaha (KSU) Yang bergerak dibidang usaha penyewaan gedung dan kios di Kota Ternate, diduga dikendalikan orang – orang Dinas Koperasi setempat.

Walau demikian telah berdampak pada tingginya harga kontrakan (sewa-pakai) ruangan dan kios, oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan menggunakan untuk berjualan.

Informasi yang dihimpun, hasil tagihan kontrak ditengarai jadi sarang Pungutan Liar (Pungli) yang dimainkan selama ini oleh oknum Dinas Koperasi, dan Lembaga Koperasi.

Beberapa tahun kemarin telah berimbas nihil pada setoran kas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate.

“Tahun ini 2017, jumlah penerimaan senilai Rp 222.000,000,-00 (Dua Ratus Dua Puluh Juta Rupiah), nihil,” ungkap salah seorang pejabat Dinas Koperasi dan UKM, Kota Ternate, Kamis (12/10/2017), yang meminta namanya tak ditulis.

Kasubag Perencanaan, Jamaludin Yusuf mengakui, ada 98 ruangan termasuk kios, ada setoran ke PAD sebesar 60 persen. 40 % untuk kas Koperasi bersangkutan sebagai pengelolah.

Yunita 30 (bukan nama sebenarnya), ke media ini menuturkan, penagihan setiap bulan dalam satu bilik ruangan, senilai Rp 420,000.

“Yang selalu menagih Pak Jamal (Jamaludin Yusuf-Red), dan orang Koperasi Kompas,” sebut Yunita, sambil minta namanya disamarkan. “Taku mas, jangan kita digusur lagi,” ujarnya, sembari memalingkan tatapan cemas kearah penulis.

Jamaludin Yusuf, selain menduduki jabatan pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, dipercayakan selaku Sekertaris Koperasi Makugawene Ternate.

Tercatat, ada 16 unit di lokasi gedung gamalama dua, yang ada di belakang toko makmur utama, dan 32 warung pupeda di belakang pasar percontohan, dikolola KSU Makugawene. 

Sementara di belakang Jatiland Mall, 50 unit kios, pengelolaan KSU Kompas. (Tox)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top