Sirkuit

Pebalap Muda Indonesia Ini sabet juara di Spanyol

MUDA, pintar, dan berbakat. Kata-kata tersebut patut menggambarkan lima anak muda Indonesia yang mampu menorehkan prestasi mendunia. Sederet prestasi anak muda berbakat di sejumlah ajang olahraga internasional membuktikan bahwa Indonesia tidak kehabisan bibit-bibit muda potensial.

Dimulai dari pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir. Keduanya berhasil menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017. Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana. Sebelumnya mereka pernah juara pada 2013 yang digelar di Guangzhou, China. Pada tahun sebelumnya, keduanya juga berhasil menyabet emas buat Indonesia di Olimpiade Rio 2016.

Sementara dalam ajang SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia, atlet-atlet muda terbaik dari Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa. Di antaranya adalah Naufal Mahardika dari cabang olahraga menembak. Atlet yang masih berusia 16 tahun itu telah menyumbangkan satu medali emas di cabang menembak nomor 10 meter putra.

Dari cabang olahraga karate, atlet putri Srunita Sari Sukatendel, berhasil meraih medali emas di nomor 50 kilogram putri. Atlet berparas cantik ini mampu menunjukan kemampuan terbaiknya saat cabang karate sepi prestasi di ajang internasional.

Beberapa waktu lalu, rider muda potensial Galang Hendra berhasil meraih podium juara World Super sport 300 (WSSP300) di Sirkuit Jerez, Spanyol. Prestasi Galang tersebut merupakan sejarah pertama kali pembalap tanah air yang mengibarkan merah putih serta mengumandangkan lagu Indonesia Raya di ajang internasional.

“Saya sangat gembira. Saya tidak menyangka dapat meraih podium juara di level dunia. Syukur kepada Tuhan, terima kasih untuk tim saya, keluarga dan para penggemar saya. Ini semua untuk Indonesia,“ujar Galang Hendra Pratama.

Pembalap binaan Yamaha Indonesia ini menjadi yang tercepat setelah kalahkan Scott Deroue dan Alfonso Coppola yang berada di posisi dua dan tiga.

Adapun jalannya race WSSP300 di Jerez yang berlangsung dalam 11 lap, Galang Hendra yang start dari posisi ke-8, pada awal lap ada di posisi ke-6. Galang terus berjuang untuk memperbaiki posisinya. Saat lap akhir, pembalab kelahiran Yogyakarta 18 tahun silam ini berhasil berada di posisi pertama. Namun di pertengahan lap, ada di deretan ke-2 dan bersaing ketat dengan Scott Derou (MTM HS Kawasaki).

Namun akhirnya, saat trek lurus setelah tikungan terakhir, Galang Hendra yang mengusung tim Motox Racing dapat mengambil alih dan finish pertama. Mereka hanya berbeda 0,026 detik saja.

Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Minoru Morimoto yang menyaksikan secara langsung aksi Galang Hendra, langsung berdecak kagum.

“Kami sangat bangga dengan prestasi Galang dan Indonesia. Ini adalah bukti yang sangat baik bagi Indonesia karena WSSP300 merupakan kejuaraan dunia. Galang Hendra bukan hanya pahlawan kita, tetapi juga pahlawan dunia,” pungkas Minoru Morimoto.

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top