Bangka Belitung

Pelaku Pencabulan Anak Di Bangka Selatan Akhirnya Ditahan

Toboali — Apresiasi pantas disematkan pada pihak Kepolisian Bangka Selatan.

Pasalnya, gerak cepat segera dilakukan oleh Polres Bangka Selatan, terkait kasus pencabulan anak yang terjadi pada hari Minggu yang lalu, 12/11.

Dalam rilis singkat yang dikirimkan lewat percakapan whatsapp, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Bambang Kusnarianto, SIK, mengatakan pada deliknews.com , bahwa kedua tetangga korban yang diduga sebagai pelaku, yakni SU (wiraswasta) dan BA(nelayan) demi keamanan dalam proses penyidikan, keduanya langsung ditahan di Mapolres Bangka Selatan.

” Terkait terduga pelaku, untuk keselamatannya maka oleh petugas Reskrim bersama Bhabinkamtibmas setempat sudah diamankan di Mapolres, ” kata Bambang Kusnariyanto, Selasa sore, 14/11.

Lebih lanjut lagi Kapolres juga mengatakan, bahwa sampai pemeriksaan hari ini, status keduanya masih diperiksa sebagai saksi atas kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur.

” Dimana statusnya masih sebagai saksi, sambil penyelidik mengumpulkan alat-alat bukti, antara lain melalui pemeriksaan saksi-saksi,” ucap Kapolres.

Disaat yang sama, Ketua KPAD Provinsi Babel, Sapta Qodria, SH, juga mengapresiasi kinerja aparat Kepolisian. ” Kami sangat mengapresiasi petugas kepolisian yang bertindak cepat dalam penanganan kasus hingga pelaku tertangkap,” kata Sapta Qodria, Selasa malam, 14/11.

Kemudian, masih menurut Sapta, pihaknya- dalam hal ini KPAD Provinsi Babel- sudah mengagendakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Dan juga mendampingi korban dengan psikiater, khusus untuk menghilangkan trauma pada korban.

” Dalam agenda tersebut kami sudah berkordinasi dengan pihak laboratorium psikologi Babel (lapter) yang sudah ada MoU dengan KPAD, dan kami juga mengikutsertakan saudara Wahyu Kurniawan S.psi, M.psi, Imam Ghozali S.psi, M.si, dalam penanganan kasus tersebut guna pendampingan terhadap korban tersebut yang masih dalam usia rentan (yaitu 7 tahun-red ),” urainya.

Dilansir sebelumnya, bahwa korban pencabulan- sebut saja Melati (7 tahun)- menjadi korban dari predator anak, yang merupakan tetangganya sendiri.

Dengan modus diiming-imingi uang sepuluh ribu rupiah, kedua tetangga yang diduga sebagai pelaku, SU (wirawasta) dan BA (nelayan), bertindak asusila bagaikan binatang terhadap anak tetangganya sendiri. (LH)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top