Bangka Belitung

Harga Daging Stabil, Tapi Kami Ogah Makan Keong

Pangkalpinang — Harga daging segar di Pasar Tradisional Pangkalpinang dikatakan cukup stabil. Yakni berkisar Rp.120 ribu perkilogramnya. Sementara untuk yang Kw 2, atau jeroan dan sejenisnya, ada di angka Rp. 100 ribu perkilogramnya.

” Harga sih stabil pak, tapi coba liat sampai jam segini daging masih numpuk aja, beda kalau kemarin kan ada nganggung (perayaan maulid nabi dengan acara makan bersama — red), jadi pagi-pagi juga sudah ludes,” kata Husna (52 tahun), pedagang daging eceran, Selasa, 05/12.

Kemudian, Husna juga melanjutkan, kalau soal pasokan atau distribusi daging ke kios pasar seperti yang dimilikinya, terbilang masih cukup lancar dan tidak alami masalah apapun.

Namun demikian dirinya terus terang agak heran, ketika ditanyakan terkait anjuran Menteri Pertanian yang mengatakan bahwa konsumsi daging bisa dialihkan ke penganan siput sawah, alias tutut.

” Siapa itu yang omong pak? Gak mau saya, kan rasa juga beda, apalagi soal gizi, mungkin Pak Menteri aja yang doyan,” ujarnya sambil terkekeh.

Perlu diketahui, sebelumnya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pasokan daging sapi yang didatangkan dari NTT, ternyata belum mampu men-downgrade harga daging yang tetap bertengger di level 100 ribuan, dan saat itu beliau mengatakan konsumsi daging coba dialihkan ke Siput sawah/tutut. (LH)

REKOMENDASI :

Click to comment

Copyright © 2017 - PT Delik Media Siber

To Top