Maluku Utara

Ahmad Hidayat Mus Tersangka, Pilgub Malut Jadi tak Sehat

Ternate – Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus (AHM) ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Penetapan tersangka itu berdasarkan surat perintah penyelidikan (Sprindik) yang ditanda tangani Ketua KPK, Rabu malam lalu.

Dari informasi yang diperoleh deliknews.com menyebutkan bahwa yang ditetapkan tersangka itu adalah merupakan mantan Bupati Kepulauan Sula. kata Sumber internal KPK.

Status tersangka AHM itu membuat niat menjadi Gubernur Malut ketua DPD Golkar Malut ini bakal terhenti.

Pasalnya, KPK sendiri tidak terpengaruh adanya wacana memproses hukum, calon kepala daerah setelah Pilgub.

Ini karena KPU telah memberi sinyal bahwa calon bisa diganti 30 hari sebelum pemungutan suara.

Kendati kabar penetapan tersangka itu beredar luas dan membuat gerah tim kampanye AHM. KPK sendiri belum mengumumkan secara resmi.

Status baru AHM itu membuat kontestasi Pilgub Malut menjadi tak sehat.

Beberapa calon mulai menggunakan hembusan kabar itu untuk menyerang AHM-Rivai di Pilgub Malut.

Wajar saja, AHM adalah calon terkuat di Pilgub Malut. Ini karena Golkar menjadi pemenang pemilu di Malut.

Sementara itu, Juru bicara AHM di Ternate mengaku bahwa penetapan tersangka AHM masih sebatas Isu.

“Kami belum tahu informasi penetapan tersangka terhadap AHM,” kata jubir paslon AHM/Rivai, Syawaluddin Damopolii kepada Antara di Ternate.

Sekedar diketahui,AHM di pilkada Malut 2018 berpasangan dengan mantan Rektor Unkhair DR Rivai Umar yang didukung koalisi Partai Golkar dan PPP.

(fix)

Tags

Related Articles