Surabaya

Warga Setuju, Jalan Dinoyo Surabaya Berubah Jadi Jalan Sunda

Surabaya – Warga kelurahan Keputran, kecamatan Tegalsari Surabaya setuju rencana Pemerintah merubah nama Jalan Dinoyo menjadi Jalan Sunda.

Menurut warga, adanya pro kontra penggantian nama jalan tersebut lantaran minimnya soasialisasi tingkat bawah. Sejauh ini warga setuju saja.

“Ya, warga setuju pergantian nama jalan itu, hanya sepanjang 200 meter yang berubah nama dimulai dari sekolah Dapena, dan di 200 meter itu hanya ada 6 rumah, keenam pemilik rumah yang merupakan keturunan Tionghoa juga sudah setuju” Ujar Aciek Lutfiana, warga keputran, Surabaya Kamis (22/3)

Dikatakan dia, dalam penyelesaiannya 6 warga terdampak itu telah diberikan solusi penggantian alamat pada KTP atau passport, semuanya diuruskan oleh Pemkot Surabaya. Katanya.

Sebelumnya diketahui, penamaan jalan Dinoyo menjadi Jalan Sunda dan Jalan Gunung Sari menjadi Jalan Prabu Siliwangi digagas dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam acara rekonsiliasi budaya antara Sunda dan Jawa dengan tema “Harmoni Budaya Sunda Jawa” di Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyampaikan pergantian nama jalan menandai rekonsiliasi antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat sekaligus mengakhiri 661 tahun “perselisihan” antaretnis Sunda dan Jawa.

Related Articles