Nasional

Belasan Kendaran di Sita KPK, Bupati Ini bilang Begini

Jakarta – Bupati Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan nonaktif Abdul Latif menanggapi terkait 16 kendaraan bermotornya yang telah disita KPK terkait dugaan penerimaan suap, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Ya dilihat dulu lah, barang yang mana dari kejahatan mana yang bukan. Tidak musti harus diambil semua kan,” kata Latif di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

KPK pada Jumat memeriksa Latif sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun Anggaran 2017.

16 kendaraan yang disita itu terdiri dari delapan mobil mewah antara lain BMW, Toyota Vellfire, Lexus, dua Hummer/H3 jenis Jeep, Jeep Rubicon Model COD 4DOOR, Jeep Rubicon Brute 3.6, dan Cadilac Escalade.

Sedangkan delapan unit motor terdiri dari BMW Motorrad, Ducati, Husberg TE 300, KTM 500 EXT, dan Harley Davidson sebanyak empat unit.

Adapun sebanyak 16 kendaraan bermotor itu ditampung di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Barat.

Related Articles