Politik

Kecerdikan PKS Mengolah topik #2019GantiPresiden

Jakarta – Partai keadilan sejahtera (PKS) rupanya cerdik menjelang Pilpres 2019. Ini karena, partai mitra koalisi Gerindra itu membuat topik ganti presiden.

Siapa dibalik topik itu? Ya.Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera adalah orang dibalik topik #2019GANTIPRESIDEN yang kini sedang ramai dibicarakan.

Topik ini pertama kali dicetuskan Mardani pada akhir maret2018.

Mardani mengawali gerakan itu sebab berharap ada presiden baru selain Joko Widodo usai Pilpres 2019.

Pada akhir Maret 2018, akun twitter @MardaniAliSera memang mengunggah 15 cuitan penjelasan tentang Gerakan Ganti Presiden di 2019. Cuitan itu menegaskan gerakan tagar itu adalah legal dan konstitusional.

Mardani juga pernah membagikan gelang karet “2019 Ganti Presiden” di acara diskusi sebuah stasiun televisi swasta.

Selama April 2018, Mardani kedapatan membagikan gelang itu dalam 2 kesempatan. Pada salah satu kesempatan, ia terlihat mengenakan gelang berwarnahitam itu bersama Wakil Ketua DPR fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon.

Kaus bertuliskan Gerakan #2019GantiPresiden juga banyak dijual secara bebas hingga membetot perhatian Presiden Joko Widodo. Pada akhir pekan kemarin, di depan relawan pendukungnya di Bogor, Jokowi sempat berkelakar, “Masa, kaus bisa sampai ganti presiden.”

Topik yang kini menjadi gerakan spontan masyarakat ini pun membuat Fraksi Pemerintah resah.

Luhut Panjaitan, mengatakan selama 3.5 tahun Jokowi menjadi presiden, pemerintahan ini memiliki sukses story.

Dia pun enggan menanggapi terlalu jauh mengenai gerakan ganti presiden.

Menurutnya, yang mengklaim hal demikian hanya segelintir orang saja. “Karena saya pikir data-data semua yang kami punya dan kami lihat ke bawah, juga tanya sana-sini ya success story dari Presiden Joko Widodo ada,” kata dia.

Ia kemudian melanjutkan kalau yang dipersoalkan gerakan itu adalah utang negara yang sudah mencapai Rp4.000 trilliun, ia meminta untuk tidak hanya melihat nominal hutangnya saja. Kendati nominalnya besar, tapi angka itu masih terkendali dengan produk domestik bruto (PDB) Indonesia $1,1 triliun.

Bahkan, dikatakannya utang Indonesia masih bisa dipacu 30-40 persen lagi. “Tapi, presiden masih mau maintain di bawah 30 persen. Jadi, jangan tadi masalah utang dibicarakan begini begitu. Hutang kita sangat terkendali,” terangnya.

Tags

Related Articles