Sulawesi Utara

Sulut Import tepung kelapa ke Irlandia Utara

Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor tepung kelapa ke Irlandia Utara pada pekan kedua April 2018.

“Hal ini dilakukan karena permintaan akan tepung kelapa dari negara tersebut cukup tinggi,” kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Darwin Muksin di Manado, Kamis.

Darwin mengatakan kali ini tepung kelapa yang diekspor sebanyak 13 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 28.050 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp385 juta.

Dia menjelaskan pembeli asal Irlandia Utara memang tidak rutin, namun permintaan yang dilakukan cukup banyak.

Sehingga, katanya, ke depan pemerintah akan terus melakukan promosi agar tepung kelapa asal Sulut makin dikenal dunia.

Harus diakui, sampai saat ini produk tepung kelapa merupakan komoditas yang paling banyak diminati oleh negara-negara di Asia, Amerika, Eropa dan Afrika.

Ia menjelaskan dari sekian banyak produk turunan kelapa, hasil perkebunan, perikanan, tepung kelapa merupakan urutan pertama yang memiliki tujuan negara pembeli paling banyak.

“Negara tujuan ekspor tepung kelapa Sulut lebih dari 50 negara,” katanya.

Namun, katanya, nilai devisanya masih lebih kecil dari produk crude coconut oil (CCO) atau minyak kelapa kasar.

Pemerintah mengimbau agar pengekspor memberikan produk berkualitas dan berstandar internasional.