Papua

Bangun PLBN, Papua Dikucuri dana Rp2,5 Triliun

Jayapura – Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp2,5 triliun bagi Provinsi Papua untuk membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) pada wilayah perbatasan di enam kabupaten/kota.

Kepala Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua Suzana Wanggai, di Jayapura, Senin, mengatakan enam wilayah tersebut yakni Kabupaten Merauke sekitar Rp645 miliar, Boven Digoel Rp167 miliar, Pegunungan Bintang Rp298 miliar, Keerom Rp122 miliar, Supiori Rp75 miliar dan Kota Jayapura Rp107 miliar.

“Dengan dicanangkannya pembangunan perbatasan oleh Menkopolhukam, maka hal ini menandai dilaksanakannya program pengelolaan batas wilayah dan pembangunan kawasan perbatasan secara terpadu di seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Suzana, sementara dipilihnya Provinsi Papua, secara khusus Kabupaten Merauke sebagai tuan rumah, menunjukkan tingginya kepedulian Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap wilayah perbatasan di seluruh Indonesia, lebih khusus Bumi Cenderawasih.

“Saya melihat perhatian Presiden Jokowi sangat tinggi sekali kepada Papua, bahkan itu bukan hanya slogan, tetapi sudah diwujudkan dengan membangun pos lintas batas negara (PLBN) di Skouw, Kota Jayapura,” ujarnya.

Dia menjelaskan sementara melalui pencanangan ini ada anggaran yang dikucurkan untuk membangun semua wilayah perbatasan di Indonesia, juga Papua yang berbatasan langsung dengan negara lain, seperti Papua Nugini dan Republik Palau.

“Oleh karena itu, diharapkan seluruh anggaran ini nantinya bisa dipergunakan sebesar-besarnya untuk membangun wilayah perbatasan di masing-masing wilayahnya,” katanya lagi.

Dia menambahkan Pemerintah Pusat dan Pemprov Papua berkeinginan kuat membenahi dan membangun wilayah perbatasan, di mana pada tahun ini, telah diusulkan membangun PLBN di Sota Kabupaten Merauke.