Sulawesi Utara

Pemkab Bolmong siapkan Rp3,6 Miliar untuk pemuka agama

Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menyiapkan dana insentif Rp3,6 miliar sebagai pendorong bagi pemuka agama dalam menjalankan tugas pelayanannya kepada masyarakat.

“Total anggaran insentif pemuka agama ini sebesar Rp3,6 miliar melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2018 terbagi pada 1.275 orang, diantaranya imam, pegawai syar’i, pendeta, pastor atau frater dan pinandita atau pandita,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bolaang Mongondow Rukman Korompot di Lolak, Sabtu.

Ia mengatakan program ini merupakan pertama kali direalisasikan, sekaligus menjawab visi-misi Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati (Wabup) Yanny Tuuk untuk memberikan insentif kepada para pemuka agama di Bolmong.

“Ini merupakan visi-misi bupati dan wabup untuk mensejahterakan masyarakat Bolmong termasuk pemuka agama,” ungkapnya.

Ia mengatakan untuk pembagian triwulan I sudah dilaksanakan pekan lalu dan sudah diterima semua pemuka agama.

“Pekan lalu sudah diserahkan insentif ini ke masing-masing penerima, yang menyerahkan secara simbolis adalah bapak Wabup Yanny Tuuk mewakili bupati,” katanya.

Kemudian, alokasi anggaran triwulan II direncanakan teknis penyerahan akan dilakukan di masing-masing kecamatan.

Untuk insentif pemuka agama jumlahnya masih cukup rendah, sebab program ini dalam tahap uji coba, karena itu jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Tiap bulan pemuka agama mendapat Rp200 ribu dibayarkan tiap triwulan. Jadi totalnya per triwulan Rp600 per orang dan semua pemuka agama nominal yang diterima sama,” tuturnya.

Ia menambahkan bagi penerima agar memperhatikan ketentuan yang ada sebelum menerima insentif. Pemuka agama wajib melampirkan laporan harian kinerja sebelum menerima dana itu. Sebab laporan itu akan menjadi acuan kami untuk membayarkanya, sesuai petunjuk BPK.

Related Articles