Ekonomi & Bisnis

Kurs dolar AS terus menguat

Newyork – Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena para investor masih mempertimbangkan data pekerjaan terbaru dari negara tersebut.

Tingkat pengangguran AS turun menjadi 3,9 persen pada April setelah datar di 4,1 persen selama enam bulan berturut-turut, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (4/5).

Ini menandai tingkat pengangguran terendah sejak Desember 2000, dengan lapangan pekerjaan non-pertanian meningkat sebesar 164.000 bulan lalu, menurut departemen tersebut.

Para analis mengatakan laporan pekerjaan pada Jumat (4/5) menegaskan penguatan pasar kerja yang akan memberikan Federal Reserve lebih percaya diri untuk lebih lanjut meningkatkan suku bunga acuannya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,21 persen menjadi 92,759 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1924 dolar AS dari 1,1960 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,3560 dolar AS dari 1,3542 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7518 dolar AS dari 0,7537 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,08 yen Jepang, lebih rendah dari 109,12 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 1,0028 franc Swiss dari 1,0007 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2869 dolar Kanada dari 1,2853 dolar Kanada.

Related Articles