Maluku Utara

Polda Malut Musnahkan 12,8 ton Cap tikus

Ternate – Polda Maluku Utara (Malut) memusnahkan 12,8 ton minuman keras (miras) yang diamankan personel kepolisian bersama TNI melalui operasi Pekat Kieraha I 2018 di wilayah Malut.

Kapolda Malut, Brigjen Pol Naufal Yahya di Ternate, Selasa, mengatakan, miras yang berhasil disita itu dengan jumlah sebanyak 12 ton, jenis cap tikus 11.472 liter, ciu 6 liter, bir putih 39 botol, bir hitam 3 botol, bir guinnes 5 kaleng, dan saguer 52 kaleng 5 liter.

Kapolda meminta agar seluruh personelnya terus melalui razia untuk mengantisipasi peredaran miras sebagai salah satu pemicu terjadinya konflik.

Selain itu, seluruh personel juga diminta siapkan mental dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, serta penegak hukum yang jujur benar, adil, transparan dan akuntabel melakukan rangkaian pengamanan pilkada Malut.

Polda Malut, kata Kapolda, telah petakan setiap kerawanan pada setiap tahapan pemilukada 2018 deteksi serta lakukan dini dengan mengoptimalkan intelijen, didukung bha fungsi binkamtibmas, untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat, sehingga setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu jalannya pemilukada 2018, dapat diantisipasi sedini mungkin, dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Kapolda juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk perkokoh kerjasama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pemilukada, unsur TNI dan segenap komponen masyarakat, guna mewujudkan sinergi polisional yang proaktif dalam rangka pengamanan pemilukada 2018.

“Segenap anggota Polri, jaga komitmen dan netralitas, serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dalam penyelenggaraan pemilukada 2018, yang dapat menurunkan masyarakat terhadap polri,” ujarnya.

Kapolda meminta agar seluruh personelnya menciptakan kepercayaan, lakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran tindak pidana pelanggaran umum dan/atau peraturan daerah setempat yang terkoordinasi dengan PPNS serta bersama dengan unsur terkait dan masyarakat untuk melakukan pemebrantasan minuman keras yang beredar di wilayah Malut.

Related Articles