Maluku Utara

Bisnis Tuyul di Ternate Makan Korban, 300 juta Melayang

Ternate – Bisnis tuyul alias Investasi dengan iming-iming balik modal besar di Ternate, Maluku Utara kembali memakan korban.

Kali ini, ibu-ibu di kelurahan Tanah Tinggi Barat menjadi korban. Ibu-ibu dikelurahan itu merasa tertipu lantaran uang hampir Rp300 juta yang diinvestasikan di salah satu warga kawasan itu tak kembali utuh.

Akhirnya keributan pun terjadi. “Kembalikan uang kami, yang sudah dimakan itu” Teriak beberapa ibu-ibu, Rabu malam (9/5).

Sempat ricuh dan adu mulut, pasalnya ibu-ibu yang berinvestasi itu tak dijaminkan oleh broker yang menjadi mesin uang.

Keributan itu akhirnya berakhir, setelah anggota kepolisian dari Reskrimum Polda Malut mengamankan Aisha Lili, Warga Gane Barat Halmahera Selatan, yang diduga tersangka.

Saat naik di kendaraan Jatanras, tersangka sempat mendapat amukan ibu-ibu. Namun polisi lebih dulu menyelamatkan tersangka dan dibawa ke kantor untuk diperiksa.

Salah satu korban bernama Eka, mengamuk sampai pihak keamanan hampir tidak bisa melerai kemarahan salah satu korban tersebut dan pihak keamanan berhasil membawa pelaku (Lili) untuk dimediasi.

Keteragan salah satu korban atas nama Novita mengatakan total kerugian yang dialami semua korban sekitar 300juta Rupiah, dan jumlah korban sebanyak 40 orang lebih

Saat dimediasi Polisi, tersangka mengaku akan mengganti seluruh kerugian korban.

Hingga berita ini diturunkan tersangka masih diamankan di Direskrimum Polda Malut untuk dimintai keterangan.

(js)

Related Articles