Maluku Utara

Menpora minta Pemkot Ternate bersiap hadapi Haornas 2018

Ternate – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta Pemkot Ternate, Maluku Utara, untuk menyiapkan secara baik pelaksanaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018 yang akan digelar di Ternate pada September mendatang “Event ini telah dikoordinasi Dispora Kota Ternate dengan Deputi Pemuda dan Olahraga,” kata Menpora Imam Nahrawi di Ternate, Kamis.

Bahkan, dalam Haornas nanti akan ada penganugerahan bagi atlet maupun mantan atlet, pengusaha dan kepala daerah yang memberikan porsi besar melalui pembiayaan APBD untuk olahraga.

Oleh karena itu, Menpora meminta Pemkot Ternate harus menyiapkan infrastruktur seperti hotel. Kegiatan ini akan menimbulkan efek mulai dari ekonomi, pariwisata hingga atlet di Malut bisa percaya diri dalam mengembangkan kemampuannya untuk berprestasi.

Event Haornas dimulai dari final sepak bola pelajar berjenjang U-12, U-14 hingga Liga Santri dan obor bagi Paragames, sehingga Ternate akan menjadi daerah tersibuk selama pelaksanaan Haornas selama 10 hari tersebut.

Sedangkan untuk infrastruktur, kata Menpora, telah disiapkan gelanggang olahraga (GOR). Akan dilihat format acaranya apakah akan dilakukan di indoor maupun outdoor dan teknisnya akan dibicarakan antara Kemenpora dan Pemkot Ternate.

“Sebab kalau Kota Ternate menjadi tuan rumah Haornas, dengan sendirinya perlu dilakukan percepatan pembangunan infrastruktur olahraga di Ternate,” ujarnya.

Sementara itu Kadispora Kota Ternate Sukarjan Hirto mengakui, penetapan kota Ternate sebagai tuan rumah Haornas ke-35 merupakan yang pertama di Indonesia Timur dan akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Dia menyatakan, untuk pelaksanaan Haornas ke-35 yang akan dilaksanakan pada 9 September 2018 mendatang, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemenpora dan Pemkot Ternate pun sudah menerima surat penetapan sebagai tuan rumah.

“Penetapan Ternate sebagai tuan rumah ini ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Karena Haornas ke-35 ini baru pertama kali dilaksanakan di luar pulau Jawa, dan Indonesia Timur yang ambil alih peran ini sehingga ada hal penting yang akan dilaksanakan oleh kementerian,” katanya.

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk fasilitasi dan untuk lapangan yang menjadi titik pusat yaitu lapangan Gelora Kieraha dan Lapangan Ngaralamo Salero.

Related Articles