Surabaya

Awas jangan dekati Gereja Santa Maria Yang dibom Teroris

Surabaya – Petugas Kepolisian Sektor Gubeng, Surabaya, menghalau masyarakat yang ingin melihat dari dekat lokasi ledakan bom di Gereja Santa Maria Ngagel, Minggu pagi yang mengakibatkan sejumlah korban luka-luka meninggal dunia.

“Bapak ibu, sudah saya peringatkan jangan mendekat dan jangan merekam menggunakan telepon genggam, ini bukan tontonan,” kata Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto saat menghalau warga di sekitar Gereja Santa Maria sisi utara.

Bersama dengan pasukan pengendali masa, dirinya membawa pengeras suara terus meneriakkan supaya masyarakat menjauhi lokasi terjadinya ledakan bom.

“Kami mengimbau kepada masyarakat jangan mendekat ke lokasi, karena ini bukan tontonan, setiap sepuluh menit saya akan terus menghalau dan biarkan petugas kepolisian bekerja,” katanya.

Ia mengatakan, bagi yang tidak berkepentingan dilarang mendekat ke lokasi kejadian, karena petugas kepolisian masih bekerja terkait dengan peristiwa tersebut.

Sementara itu, warga yang sebelumnya melihat dari radius 200 meter dari lokasi kejadian harus mundur sampai dengan jarak 500 meter dari lokasi.

“Itu yang membawa sepeda motor jangan mendekat, harus saya bilang berapa kali supaya mundur?” katanya.

Masyarakat yang sedari pagi melihat lokasi kejadian, akhirnya harus mundur dan menjauh dari lokasi kejadian dan berangsur-angsur membubarkan diri.

Di lokasi kejadian, petugas kepolisian masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara akibat peristiwa ledakan bom itu.

Sekitar sepuluh unit kendaraan ambulans juga disiagakan di lokasi kejadian. Bahkan, dua unit ambulans sudah keluar dari lokasi kejadian dengan membawa korban.

Sebelumnya, dugaan ledakan bom bunuh diri terjadi di sejumlah gereja di Surabaya, salah satunya berada di Gereja Santa Maria. Kejadian pada Minggu sekitar pukul 07.30 WIB itu sempat membuat kaget jemaat yang pagi itu sedang melakukan misa pagi.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian apa motif di balik terjadinya dugaan bom di sejumlah gereja tersebut.

Petugas kepolisian masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara supaya kasus ledakan bom gereja ini bisa segera terungkap.

Related Articles