Selasa, 29 Mei 2018 - 23:10 WIB

Emas berjangka turun, tertekan dolar AS

New York – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun sedikit pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), tertekan dolar AS yang menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun 4,7 dolar AS atau 0,36 persen, menjadi ditutup di 1.299,00 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama saingannya, menguat 0,6 persen menjadi 94.708 pada pukul 19.30 GMT.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 17,3 sen AS atau 1,05 persen, menjadi menetap di 16,373 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Juli bertambah 4,6 dolar AS atau 0,51 persen, menjadi ditutup di 905,9 dolar AS per ounce.

The post Emas berjangka turun, tertekan dolar AS appeared first on Metro Surabaya.

Artikel ini telah dibaca 67 kali

loading...
Baca Lainnya

Komjen Pol Listyo Sigit Terpilih Sebagai Kapolri, Sahabat Polisi Ucapkan Selamat

Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi Indonesia mengucapkan selamat atas terpilihnya Komjen Pol...

20 Januari 2021, 21:40 WIB

Melawan Radikalisme dan Membumikan Falsafah Pancasila

Oleh : Raditya Rahman Tahun 2021 kita sambut dengan semangat baru untuk melawan radikalisme. Karena...

20 Januari 2021, 09:22 WIB

Tol Laut Papua Memiliki Banyak Manfaat

Oleh : Timotius Gobay Jalur tol laut Papua, menjadi sorotan publik. Kiprahnya yang memberikan sumbangsih...

20 Januari 2021, 08:11 WIB

Presiden Jokowi Tekankan Kerjasama Kemitraan, Penanaman Modal Asing di Kabupaten Tuban Sebanyak 17 PMA

Tuban, Jatim, deliknews – Presiden RI, Ir. Joko Widodo menyaksikan secara virtual Penandatanganan Kerja Sama...

19 Januari 2021, 12:00 WIB

Disiplin Prokes dan Vaksinasi Cegah Penularan Covid-19

Oleh: Anjar Agustine (Mahasiswa Ilmu Kesehatan Universitas Diponegoro) Sejak akhir tahun 2019 hingga awal tahun...

19 Januari 2021, 11:08 WIB

Masyarakat Mengutuk Pembakaran Pesawat oleh KKSB Papua

Oleh : Sabby Kosay Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) adalah organisasi pemberontak yang meresahkan, karena...

19 Januari 2021, 10:54 WIB

loading...