Nasional

Empat kabupaten di Malut masuk daftar hitam Pilkada

Ternate – Bawaslu Provinsi Maluku Utara (Malut) menetapkan empat kabupaten di Malut sebagai titik rawan dalam pelaksanaan pilkada Malut 2018, sebagaimana tergambar dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2018.

“Predikat tersebut diukur berdasarkan tiga dimensi, yakni penyelenggaraan, kontestasi, dan partisipasi empat daerah,” kata Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin di Ternate, Selasa.

Muksin Amrin empat daerah itu diantaranya, Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah dan Kepulauan Sula, karena sesuai dengan indikator penilaian indeks kerawanan.

Dia mengungkapkan, empat Kabupaten/Kota yang dikategorikan memiliki indeks kerawanan tinggi saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Malut 2018.

Muksin menjelaskan sebuah kabupaten dikategorikan memiliki kerawanan tinggi jika indeksnya berada di antara 3,00 hingga 5,00. Sedangkan daerah yang mendapat nilai 2,00 hingga 2,99 termasuk kategori kerawanan sedang.

Kabupaten Halmahera Utara memiliki indeks kerawanan Tinggi 3.51, dengan rincian nilai dimensi penyelenggaraan pada level tinggi 3,40, nilai dimensi kontestasi pada level tinggi 3.40 dan nilai dimensi partisipasi pada level tinggi 3.73.

Kabupaten Halmahera Selatan berada di indeks kerawanan tinggi 3.33, dengan rincian nilai dimensi penyelenggaraan pada level tinggi 3.40, nilai dimensi kontestasi pada level tinggi 3.40 dan nilai dimensi partisipasi pada level tinggi 3.18.

Kabupaten Halmahera Tengah berada di indeks kerawanan tinggi 3.05, nilai dimensi penyelenggaraan pada level tinggi 3.00, nilai dimensi kontestasi pada level sedang 2.80, dan nilai dimensi partisipasi pada level tinggi 3.36.

Kabupaten Kepulauan Sula berada di indeks kerawanan tinggi 3.05, nilai dimensi penyelenggaraan pada level sedang 2.40, nilai dimensi kontestasi 3.40 nilai dimensi partisipasi pada level tinggi 3.36.

“Sedangkan ada enam Kabupaten/Kota yang memiliki indeks kerawanan sedang yaitu Kabupaten Halmahera Timur memiliki indeks 2,68, Pulau Morotai memiliki indeks 2.59, Kota Ternate indels 2.47, Kota Tidore Kepulauan indeks 2.19, Kabupaten Halmahera Barat indeks 2.36 dan Kabupaten Pulau Taliabu memiliki indeks kerwanan sedang 1.69,” ujarnya.

The post Empat kabupaten di Malut masuk daftar hitam Pilkada appeared first on Metro Surabaya.

Related Articles