Kamis, 7 Juni 2018 - 05:55 WIB

Bupati Tulungaggung, belum tahu Info OTT

Tulungaggung – Penjabat Bupati Tulungagung, Jawa Timur Jarianto mengaku belum mendapat informasi terkait kabar operasi tangkap tangan (OTT) salah satu pejabat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya belum ada yang lapor ke saya dan belum ada berita resmi ke saya,” jawab Jarianto saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Kamis.

Karenanya, Jarianto menolak berkomentar soal kabar penangkapan Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Tulungagung Sutrisno oleh KPK.

Meskipun ia juga mengaku sudah mendengar kabar yang sama dari internal pemerintahan.

“Nanti saya tak coba tanya ke teman-teman. Informasi yang sebenarnya seperti apa,” katanya melanjutkan.

Sebelumnya Kadis PUPR Sutrisno ditangkap KPK pada Rabu (6/6) sore sekitar pukul 17.45 WIB di depan pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso usai mengikuti buka bersama dan santunan anak yatim yang digelar Pj Bupati Jarianto.

Tak hanya Sutrisno yang dibawa komisi antirasuah, tapi juga seorang swasta dengan barang bukti satu koper berisi uang yang diduga suap proyek infrastruktur daerah setempat.

Jarianto saat OTT dilakukan KPK berada di dalam pendopo, namun ia mengaku tak tahu langsung kejadian yang kini membuat gempar masyarakat Tulungagung tersebut.

Jarianto yang masih tercatat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim itu sekaligus membantah kabar dirinya ikut ditangkap oleh komisi antirasuah.

Saat dihubungi melalui telepon pada Rabu (6/6) malam, Jarianto mengaku masih berada di rumah dinas.

Ia terus memantau dan berjanji akan memberikan klarifikasi kepada wartawan setelah mendapat laporan resmi dari jajaran maupun pihak terkait, menyangkut kebenaran OTT serta siapa pejabat uyang diamankan komisi antirasuah tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Dwi Hari Subagyo mengaku belum tahu kepastian kabar yang beredar di media massa maupun medsos belakangan.

“Terus terang kami juga belum tahu kabar kepastiannya seperti apa. Dan kami juga belum mendapat informasi secara pasti perkembangannya sampai saat ini,” jawab Dwi Hari dikonfirmasi di ruangannya.

Dwi berjanji untuk terus mencari informasi lebih lanjut terkait kabar tersebut.

Tetapi yang jelas, kata Dwi Hari, hari Kamis ini Sutrisno belum terlihat masuk kantor.

Sutrisno juga tidak memberi kabar apapun kepada Dwi Hari maupun staf lain keberadaannya maupun soal kabar penangkapan atas dirinya sehingga memicu kesimpangsiuran informasi di lapangan.

The post https://www.deliknews.com/2018/06/07/4035/ appeared first on Metro Surabaya.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

loading...
Baca Lainnya

Kesaksian Petugas Damkar Dengar Suara Minta tolong Saat Pencarian SJ182

Jakarta – Video petugas Damkar Kepulauan Seribu saat mencari korban jatuhnya Sriwijaya Air mendadak viral...

Petugas gabungan meletakkan serpihan pesawat di Posko Evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 10 Januari 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

17 Januari 2021, 23:43 WIB

Masyarakat Adat Papua Dukung Vaksinasi Covid-19

Oleh : Abner Wanggai Vaksinasi corona nasional sudah dimulai di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua...

17 Januari 2021, 22:02 WIB

Literasi Nilai-Nilai Pancasila di Medsos Cegah Radikalisme

Oleh : Aldia Putra Organisasi radikal terus bergerilya walau statusnya telah dibubarkan. Mereka menggunakan media...

17 Januari 2021, 21:41 WIB

Pemerintah Siapkan Draft Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Oleh: Deka Prawira Saat ini, Pemerintah Pusat masih tetap menyerap aspirasi masyarakat dalam menyusun aturan...

17 Januari 2021, 21:13 WIB

Keren, Rumah Makan Gubug Gurame dan Saputra Tour and Travel Sukses Kembali Adakan Acara Sunatan Massal  

Setelah sukses mengadakan kegiatan sunatan massal selama tiga kali pada tahun 2020, Rumah makan Gubug...

17 Januari 2021, 14:09 WIB

Masyarakat dan Santri Mendukung Vaksinasi Covid-19

Oleh : Alfisyah Dianasasri Setelah mengalami serangkaian ujicoba hingga beberapa tahapan. Vaksin yang digadang-gadang jadi...

17 Januari 2021, 08:14 WIB

loading...