Kamis, 7 Juni 2018 - 13:56 WIB

Warga Kedungbunder Dan Pandan Arum Kesal,Tidak Adanya Ganti Rugi, Ini Masalahnya.

Blitar – Warga Kedung Bunder dan Pandan Arum, merasa kecewa atas tanggapan yang di berikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) dan Pemkab Blitar, usai diadakanya sosialisasi normalisasi Kali Anyar, di Kantor Kelurahan Kedungbunder kemarin.

Mega proyek yang berada di Kali Anyar itu, justru malah membuat keresahan di masyarakat. Pasalnya hampir 23 hektar tanah warga terdampak, akibat pelebaran sungai. Hal ini di ungkap Darwoto selaku Pengawas Lapangan dari BBWS di sela – sela sebelum acara sosialisasi di mulai, Rabo (6/6).

” menurut hasil data yang telah kita himpun, berdasarkan aduan warga dan maping. Memang ada sekitar 23 tanah warga yang terdampak, namun masalah pembebasan tanah bukan tanggung jawab dari BBWS “, ungkapnya lirih.

Kekesalan warga memuncak tak kala hasil sosialisasi dan dengar pendapat kemarin lalu tidak membuahkan hasil. Sebut saja Huda (40),warga kedung bunder menuturkan.

” Saya sudah menayakan kepada pihak terkait akan ganti rugi, namun jawabanya masih simpang siur. Pihak BBWS tidak ada, namun jawaban dari Pemkab Blitar sementara di tampung dan akan di laporkan kepada Bupati dari hasil pertemuan ” tuturnya.

Tambahnya, ” sebenarnya sosialisasi ini sudah terlambat, karena proyek sudah berjalan dan terdampak pada warga, baru diadakan sosialisasi ” tegasnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh salah Tokoh Ulama Kyai Daman Huri (78), yang kebetulan tanahnya juga terdampak, sekaligus juga warga Kedungbunder.

” Saya juga merasa kecewa, tidak adanya tanggapan masalah ganti rugi. Akan tetapi selama belum terealisasi atas ganti rugi kami menolak berjalanya proyek “, imbuhnya.

Semenjak dimulainya pekerjaan kurang lebih awal desember tahun 2017 dan setelah diresmikan oleh bupati, keluh kesah warga tentang masalah itu belum sama sekali terealisasi. Karena memang tidak ada anggaran tentang itu, terkesan warga yang terdampak mau tidak mau harus menelan Pil pahit, atau merelakan atas tanahnya di bangun untuk proyek.

The post Warga Kedungbunder Dan Pandan Arum Kesal,Tidak Adanya Ganti Rugi, Ini Masalahnya. appeared first on Metro Surabaya.

Artikel ini telah dibaca 70 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law Cipta Kerja Memberikan Kemudahan Peluang Usaha

Oleh : Intan Prameswari Makin banyak orang yang ingin membuka bisnis baru, namun sayangnya tebentur...

19 September 2020, 23:32 WIB

Strategi ‘Rem dan Gas’ Seimbangkan Fokus Kesehatan dan Ekonomi di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Oleh: Muhammad Sidiq (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Kota Bandung) Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan...

19 September 2020, 22:44 WIB

KAMI Ancam Persatuan Bangsa

Oleh : Ahmad Kurniawan Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia (KAMI) ditolak mentah-mentah oleh masyarakat, karena dianggap...

19 September 2020, 21:41 WIB

Restoratif Justice Rezka Oktoberia Di Setujui Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, Tokoh Luak 50 Kota: Alhamdulillah

Keluarnya Peraturan Kejagung RI nomor 15 tahun 2020 di sambut baik oleh masyarakat. Apresiasi untuk...

19 September 2020, 15:29 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

loading...