Sabtu, 16 Juni 2018 - 12:47 WIB

Kroasia kombinasikan pemain berpengalaman dan muda

Moskow – Pelatih Kroasia Zlatko Dalic meyakini dirinya memiliki perpaduan sempurna antara pemain muda dan berpengalaman saat timnya bersiap untuk pertandingan pembuka Grup D Piala Dunia melawan Nigeria pada Sabtu.

Kroasia gagal melewati babak penyisihan grup sejak debut mereka sebagai negara merdeka di Piala Dunia 1998 di Prancis, di mana mereka hanya mampu finis di urutan ketiga.

Meskipun masuk dalam kelompok yang sulit di Rusia bersama Argentina, Nigeria dan Islandia, namun Kroasia percaya bahwa mereka memiliki apa yang diperlukan untuk menembus babak sistem gugur.

Dilabeli sebagai skuad Kroasia terbaik sejak tim 1998, mereka sekali lagi harus berurusan dengan harapan rakyatnya yang tinggi.

“Kami memiliki satu set pemain yang sangat bagus yang merupakan kekuatan pendorong dari klub-klub besar dan pemain muda, itu percampuran yang baik dari pemain usia muda dan pengalaman,” kata Dalic saat konferensi pers, Jumat.

“Memang benar bahwa ada harapan tinggi dan kita berharap pada diri kita sendiri akan mampu melebihi orang lain.

“Saya berharap kami mampu membuktikan semua nama baik itu dan generasi ini akan mendapatkan hasil dengan keberuntungan di sepanjang jalan. Kami penuh dengan kepercayaan diri dan siap untuk menunjukkan sepak bola yang bagus.” Dengan Argentina yang diprediksi akan memimpin grup, kekalahan pada Sabtu mungkin akan meninggalkan tim pecundang ke jurang eliminasi, tetapi Kroasia bersikeras mereka akan bermain bebas.

“Kami memiliki gaya kami sendiri, kami memainkan sepak bola menyerang, kami ofensif dan kami tidak akan menyerah saat menghadapi tim Nigeria,” kata Dalic.

“Saya percaya pada pemain kami dan saya tidak ingin membatasi kreativitas mereka. Ini adalah keuntungan terbesar kami.” Simbol sempurna dari kreativitas Kroasia, gelandang Luka Modric mengatakan, dirinya tidak terpengaruh oleh berita tentang klubnya Real Madrid yang memburu Julen Lopetegui dari tim nasional Spanyol untuk menggantikan Zinedine Zidane.

“Saya melihat apa yang terjadi di Spanyol, tetapi saya pikir ini tidak terkait dengan tim nasional saya dan saat ini saya pun hanya akan fokus pada tim nasional saya,” katanya.

“Jika kita melewati babak penyisihan grup, maka semuanya menjadi sangat mungkin.”

Artikel ini telah dibaca 213 kali

loading...
Baca Lainnya

Kongres Biasa Asprov DKI Munculkan Gelaran Kompetisi Sepakbola Setahun Kedepan

Asprov PSSI DKI Jakarta telah menyelesaikan Kongres Biasa di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,...

15 Maret 2020, 14:54 WIB

Persebaya vs Persik Kediri, 50 ribu Tiket ludes terjual

Surabaya – Ketua panitia pelaksana pertandingan Persebaya Surabaya Wisnu Sakti Buana menyatakan 50 ribu lembar...

28 Februari 2020, 19:48 WIB

Meski Persebaya Juara, Pelatih Akui Persija Lawan Berat

Sidoarjo – Pelatih Persebaya Aji Santoso bersyukur timnya bisa meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim...

21 Februari 2020, 08:10 WIB

Final PGJ, Persebaya vs Persija dipindah ke Gor Delta Sidoarjo

Surabaya – Final Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya vs Persija Jakarta akan berlangsung di...

19 Februari 2020, 16:35 WIB

Mengejutkan, Persebaya Libas Persija di kandang Macan

Jakarta – Persebaya berhasil mencatat kemenangan 2-1 atas tuan rumah Persija Jakarta pada pekan ke-33...

18 Desember 2019, 01:01 WIB

Timnas Hancurkan Brunei 8-0, Osvaldo Cetak Hattrick

Manila – Osvaldo Haay menjadi bintang pada laga keempat Grup B SEA Games 2019 antara...

3 Desember 2019, 22:04 WIB

loading...