Regional

Panser ikut amankan debat kandidat di Timika

Timika – Aparat TNI dan Polri menyiagakan dua unit kendaraan taktis panser dan water canon di halaman Gedung Eme Neme Yauware Timika, Papua tempat berlangsungnya acara debat kandidat bupati-wakil bupati Mimika periode 2018-2023.

Waka Polres Mimika Komisaris Polisi Arnolis Korowa di Timika, Selasa, mengatakan pengamanan acara debat kandidat bupati-wakil bupati Mimika melibatkan 400 personel TNI dan Polri.

Personel pengamanan itu berasal dari Polres Mimika, Detasemen B Brimob Pelopor Polda Papua, Brimob Polda Yogykarta, Kodim 1710 Mimika, Detasemen Kaveleri serta Dinas Perhubungan Mimika.

Pihak KPU Mimika membatasi setiap paslon dari tujuh paslon hanya membawa 50 orang massa pendukung untuk meramaikan acara debat kandidat bupati-wakil bupati Mimika putaran kedua yang mengambil tema “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih dan berwibawa dalam Publik di Kabupaten Mimika”.

Polres Mimika mengimbau semua paslon bersama massa pendukung dan simpatisannya agar mengikuti kegiatan debat kandidat dengan tertib.

“Jangan ada yang mabuk dan membawa senjata tajam. Kami akan merazia semua orang yang masuk ke dalam Gedung Eme Neme Yauware untuk memastikan pelaksanaan debat kandidat berjalan lancar, aman dan tertib,” kata Kompol Korowa.

Pada pelaksanaan debat kandidat bupati-wakil bupati Mimika putaran pertama beberapa waktu lalu hanya diikuti lima paslon.

Paslon Eltinus Omaleng-Johannes Rettob saat itu memilih meninggalkan Gedung Eme Neme Yauware lantaran tuntutan mereka sebelumnya belum dijawab oleh KPU Papua Pasangan Philipus B Wakerkwa-H Basri baru ditetapkan sebagai peserta Pilkada Mimika 2018 beberapa hari lalu oleh KPU Mimika.

Pilkada Mimika 2018 diikuti tujuh paslon, enam diantaranya maju dari jalur perseorangan.

Satu-satunya paslon yang diusung oleh koalisi parpol yaitu pasangan Eltinus Omaleng-Johannes Rettob yang didukung sembilan parpol yang memiliki kursi di DPRD Mimika dan tiga parpol tanpa kursi di DPRD.

loading...

Related Articles