Kapal tenggelam, 2 Pegawai Bank Sulselbar dan Uang Rp30 Milyar Hilang

- Pewarta

Selasa, 3 Juli 2018 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayar – Kapal Motor (KM) Lestari Maju karam saat berlayar dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kepulauan Selayar pada Rabu, (3/7). Kapal yang mengangkut ratusan penumpang ini mengalami kebocoran sekitar 2 kilometer dari pantai. Dalam peristiwa tersebut satu unit mobil brankas kas Bank Sulselbar yang mengangkut uang sebesar Rp30 miliar ikut tenggelam.

Berdasarkan laporan dua pegawai Bank Sulselbar atas nama Andi Rivai (sekuriti) dan Andi Datu (driver) masih hilang bersama tenggelamnya KM Lestari Maju. Sementara dua orang pengawal dari pihak kepolisian Bripka Nur Ardiansyah dan Bripda Andi Okky serta Jamaludin staf Bank Sulselbar dilaporkan selamat

“Di kapal KM Lestari Maju tersisa driver dan sekuriti, dan saat ini dalam proses penyelamatan. Mohon doanya,semoga mereka bisa selamat semua,” ungkap Pemimpin Group Treasury Bank Sulselbar, Irmayani Sultan, Selasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irmayani Sultan mengatakan, Direktur Utama (Dirut) Bank Sulselbar Andi Rahmat dipastikan segera turun langsung ke lokasi.

Menurutnya, kedatangan orang nomor satu di bank plat merah milik Pemprov Sulsel ini untuk melihat kondisi karyawannya, sekuriti dan kepolisian yang ikut menjadi korban saat melakukan pengawalan uang kas milik Bank Sulselbar.

“Besok, Dirut kami akan ke Selayar juga untuk memastikan semua bisa diselamatkan dan layanan bisa tetap berjalan,” ujarnya.

Menurut dia, dana yang tenggelam tersebut akan dicairkan untuk kebutuhan dana bos, gaji 13 dan gaji ASN lainnya

Berita Terkait

Dandim 1621/TTS Hadir Dalam Acara Maulid Nabi Muhamad SAW Di Masjid Agung Al Ikhlas So’e
KPK Diminta Periksa Temuan BPK Pengadaan Benih, Pupuk dan Alsintan Kementan Rp1,3 Triliun, Termasuk Indikasi Pemahalan Belanja
Polemik Tender RS Surabaya Timur, Yusuf Husni: Sejak Kapan Kejaksaan Punya Kewenangan Memutuskan Perkara?
Terungkap Dugaan Proses Terbalik Proyek BTS 4G Bakti Kominfo, Survei Lokasi Dilakukan Setelah Kontrak
Sat Samapta Polres Nias Selatan Patroli Perintis Presisi
Praktisi Hukum Minta Lelang RS Surabaya Timur Dievaluasi, Ada Fakta Hukum Yang Disembunyikan
Ternyata Sejak Awal Proyek BTS 4G Bakti Kominfo Terindikasi Praktik Bisnis Tidak Sehat Pengadaan Jasa Konsultan
Tim Tabur Kejari Surabaya Tangkap Salim Lays di Balikpapan

Berita Terkait

Sabtu, 30 September 2023 - 22:48 WIB

Dandim 1621/TTS Hadir Dalam Acara Maulid Nabi Muhamad SAW Di Masjid Agung Al Ikhlas So’e

Sabtu, 30 September 2023 - 20:57 WIB

KPK Diminta Periksa Temuan BPK Pengadaan Benih, Pupuk dan Alsintan Kementan Rp1,3 Triliun, Termasuk Indikasi Pemahalan Belanja

Jumat, 29 September 2023 - 20:13 WIB

Polemik Tender RS Surabaya Timur, Yusuf Husni: Sejak Kapan Kejaksaan Punya Kewenangan Memutuskan Perkara?

Jumat, 29 September 2023 - 15:35 WIB

Terungkap Dugaan Proses Terbalik Proyek BTS 4G Bakti Kominfo, Survei Lokasi Dilakukan Setelah Kontrak

Kamis, 28 September 2023 - 21:51 WIB

Praktisi Hukum Minta Lelang RS Surabaya Timur Dievaluasi, Ada Fakta Hukum Yang Disembunyikan

Kamis, 28 September 2023 - 08:42 WIB

Ternyata Sejak Awal Proyek BTS 4G Bakti Kominfo Terindikasi Praktik Bisnis Tidak Sehat Pengadaan Jasa Konsultan

Rabu, 27 September 2023 - 23:12 WIB

Tim Tabur Kejari Surabaya Tangkap Salim Lays di Balikpapan

Rabu, 27 September 2023 - 21:26 WIB

Tabrak Kapolsek Benowo Saat Razia, Dinar Aji Dituntut 3 Tahun Penjara

Berita Terbaru