Minggu, 8 Juli 2018 - 08:53 WIB

Banjir jepang, 38 tewas dan puluhan hilang

Tokyo – Curah hujan yang tinggi dan banjir melanda barat daya Jepang, Sabtu (7/7). Stasiun televisi MHK melaporkan setidaknya 38 tewas, empat luka serius dan 47 lainnya hilang.

Tayangan televisi menunjukkan area pemukiman di prefektur Okayama ditelan air berwarna cokelat dan membentuk seperti sebuah danau besar. Beberapa orang berusaha menyelamatkan diri dengan menaiki atap rumah dan balkon. Mereka melambaikan tangan ke arah helikopter penyelamat.

Prefektur Okayama mengatakan seorang laki-laki yang terperangkap dalam tanah longsor meninggal, dan enam lainnya hilang.

“Perintah evakuasi telah dikeluarkan untuk lebih dari 360.000 orang,” kata prefektur itu dalam sebuah pernyataan seperti disitir dari CNBC, Minggu (8/7).

Di seluruh area yang terkena dampak banjir, mobil yang terparkir tenggelam dalam genangan air. NHK TV mengatakan air telah mencapai setinggi 16 kaki di daerah-daerah yang paling parah terkena banjir.

Layanan berita Kyodo, yang menempatkan penghitungan korban tewas diangka 34 orang, mengatakan satu orang menjadi korban tanah longsor di Hiroshima, yang telah memicu kebakaran. Sementara, mayat seorang anak ditemukan di daerah lain. NHK mengatakan seorang wanita meninggal di rumahnya di Hiroshima terkubur tanah longsor.

Menilai keseluruhan korban akibat kerusakan yang meluas. NHK berulang kali mendesak para korban yang tengah menunggu diselamatkan untuk tidak kehilangan harapan.

Di Prefektur Ehime, seorang wanita ditemukan tewas di lantai dua rumahnya yang terkena tanah longsor. Selain itu, dua gadis sekolah dasar dan ibu mereka yang tersedot tanah longsor berhasil diselamatkan namun jantung mereka tidak berdetak.

Prefektur Kyoto mengatakan pihaknya tengah bekerja untuk mengendalikan banjir di beberapa bendungan dan mengidentifikasi satu kematian sebagai seorang wanita berusia 52 tahun.

Truk-truk air militer bergegas ke daerah-daerah di mana sistem drainase tidak lagi berfungsi, kata prefektur Okayama. Tentara juga membantu warga dan hewan peliharaan mencapai tempat aman dengan kapal militer kecil.

Menurut kantor berita Kyodo, perintah evakuasi telah dikirim untuk 4,72 juta orang, dan 48.000 anggota Angkatan Bela Diri, polisi dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk misi pencarian.

Artikel ini telah dibaca 158 kali

loading...
Baca Lainnya

SEE EVERYBODY IN “THE NEW WORLD” SOON Azerbaijani Model In The Fight Against COVID-19

Emin Aliyev Chairman of The Association of Organic Producers and Exporters of Azerbaijan The World...

28 April 2020, 23:51 WIB

Ngeri! Pemerintahan Erdogan, 864 Bayi Dipenjarakan di Turki

TURKI –  Pemerintahan Turki yang di pimpin Erdogan menghancurkan demokrasi dan melanggar HAM dengan berbagai...

29 September 2019, 21:06 WIB

Ribuan Tanda Tangan Dukungan Warga Malang Tangkal Isu Provokatif Ajakan Kembali Warga Papua Ke Bumi Papua

Berbagai eksponen yang menamakan diri Solidaritas Indonesia (Solid) untuk NKRI serta Keluarga Besar Melanesia Malang...

5 September 2019, 12:22 WIB

Ajang Memperkenalkan Indonesia, KBRI Azerbaijan Kembali Gelar ICF 2019 September Mendatang

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Azerbaijan akan menyelenggarakan Indonesian Cultural Festival (ICF) 2019 di...

29 Agustus 2019, 09:37 WIB

Kebakaran Amazon, Presiden Brasil minta Dunia tak Ikut Campur

Jakarta – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menuntut pihak asing tak ikut campur menyikapi kebakaran hutan...

Amazon/@EmmanuelMacron

23 Agustus 2019, 11:12 WIB

Papua nugini rusuh, Pesawat Dibakar

PNG – Papua Nugini telah menyatakan keadaan darurat, menangguhkan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata...

19 Agustus 2019, 14:17 WIB

loading...