Ekonomi & Bisnis

BCA kaji pemberian DP 0% Untuk pembeli rumah pertama

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) masih mengkaji terkait pemberian DP 0% bagi nasabahnya untuk membeli rumah pertama. Hal ini menyusul aturan Bank Indonesia yang membebaskan uang muka untuk KPR pertama yang akan berlaku pada 1 Agustus 2018.

Direktur Utama BCA Tjahja Setiatmadja mengatakan saat ini belum memiliki skema pemberian DP 0%. Pembebasan uang muka menurut dia bukanlah hal yang mudah, sehingga perusahaan harus mempertimbangkan matang-matang aturan relaksasi yang disarankan BI.

“Boleh 0%, kan dilihat dari credit liability nasabah, lokasi di mana? kalau ada masalah bisa langsung kita jual enggak, kemampuan nasabah membayar, kalau enggak pake DP kan enggak keliatan effort pertama dan langsung nyicil, nanti tahu-tahu enggak bisa bayar,” kata Tjahja di Menara BCA, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Tjahja mengaku adanya aturan relaksasi BI tersebut tidak berdampak signifikan terhadap pertumbuhan KPR perusahaan. Sebab, adanya relaksasi LTV ini dibarengi dengan adanya kenaikan suku bunga kredit.

“Bunga lagi mau naik. LTV bisa membantu tapi kami enggak berani mendorong dengan bunga saat ini,” ujarnya.
Menurut dia, meskipun BI memberikan relaksasi LTV, BCA belum akan merevisi target pertumbuhan hingga akhir tahun. Dia mengatakan hingga akhir tahun pertumbuhan kredit BCA masih disekitar 10%.

“LTV dilonggarkan dan bunga bisa naik. dengan kombinasi seperti itu, biar aman RBB (rencana bisnis bank) enggak kita ubah karena belum ada fortune teller yang bisa memberi tahu saya,” ujarnya.

Related Articles