Senin, 16 Juli 2018 - 12:20 WIB

Sumber : Pixabay.com

Sumber : Pixabay.com

Wow, Ternyata Bisnis Online Sangat Menjanjikan

Bisnis online, dewasa ini memberikan effect positif bagi para pengusaha rintisan.

Bisnis tersebut tidak memerlukan banyak modal namun sangat menjanjikan.

Menurut data yang dilansir Markplus pada 2017, bisnis online telah menjadi satu bisnis yang punya peluang besar.

Benar saja, perputaran uang pada bisnis tersebut mencapai Rp13 Triliun.Bahkan dengan melihat potensi itu, Pemerintah Indonesia memulai konsern pada bisnis e-commerce ini.

Pemerintah berkeyakinan e-commerce akan menjadi penggerak ekonomi pada masa depan.

Sejumlah situs web penjualan online membuktikan diri bisa terus tumbuh dan berkembang bahkan sudah masuk kategori layak investasi.

Peluang dan tantangan membentang bersamaan. Seperti apa?
Hingga 2020, perputaran uang di perdagangan online ini diperkirakan mencapai 130 miliar dollar AS.

Memakai kurs Rupiah terbaru per dollar AS, nilai itu setara lebih dari Rp 180 triliun.

Pada 2015, total nilai transaksi perdagangan lewat internet bernilai sekitar 20 miliar dollar AS, melanjutkan lompatan dari taksiran 8 miliar dollar AS pada 2013 dan 13 miliar dollar AS pada 2014.

Nilai perputaran yang besar, juga tidak terlepas dari Infrastruktur IT yang makin banyak di Indonesia.

Bagaimana tidak, hanya dengan menggunakan modal kecil untuk membangun sebuah situs bisnis online, para pengusaha dapat langsung berjualan atau menawarkan productnya.

Disisi lain, para creator usaha dengan new brandnya telah membuat usaha kecil menengah menjadi go public.

Untuk itu, para pebisnis yang akan memulai, dapat menggunakan webhosting dan wordpress hosting untuk dapat langsung melakukan penjualan secara online.

Sekedar diketahui, dari perkiraan 93,4 juta pengguna internet di Indonesia, ditaksir 77 persen di antaranya memakai teknologinya google untuk pencarian informasi atau produk serta belanja online.

Riset terbaru Google yang digelar pada Juni 2015 lalu, mendapati, situs web belanja online merupakan yang paling banyak dibuka pengguna internet Indonesia memakai smartphone.

Menurut riset Google itu, pemilik smartphone di Indonesia menjadikan peranti itu sebagai alat komunikasi utama—termasuk untuk berselancar di dunia maya—meski punya komputer dekstop atau tablet. Penetrasi smartphone ke Indonesia diperkirakan mencapai 43 persen populasi.

Sayangnya, jumlah aplikasi yang terbenam di dalam smartphone orang Indonesia justru tercatat terendah di Asia, sekitar 31 persen saja.

Menurut riset Google tersebut, tantangan untuk kawasan Asia—termasuk Indonesia—adalah menghadirkan inovasi baru untuk aplikasi. Penting bagi penyedia layanan aplikasi, kata riset itu, menyediakan tuntunan yang runut bila ingin aplikasi besutannya laris di kawasan ini.

(Cr7)

Artikel ini telah dibaca 373 kali

loading...
Baca Lainnya

UU Cipta Kerja Kembangkan Industri Halal

Oleh : Abdul Rozak Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kontribusi industri halal nasional. Hal...

28 November 2020, 07:21 WIB

Potong Tumpeng Pertanda Gelasan Joksyn Siap Edar di Pasaran

JAKARTA – Ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama yang dipimpin Ustadz Umam dari Pondok...

22 November 2020, 04:22 WIB

Tata Cara dan Etika Penagihan Pinjaman Online yang Benar

Seperti yang kita ketahui, pinjaman online adalah salah satu layanan peminjaman uang dan diperuntukan bagi...

Financial manager using smartphone at her workplace, view from the top

17 September 2020, 16:24 WIB

Dampak Covid-19, Warga Barsel Masih Enggan Mengunjungi Tempat Wisata Banyu Habang

Buntok – pandemi covid-19 sangat berdampak sekali terhadap sepinya pengunjung ke tempat Wisata Banyu Habang....

16 Agustus 2020, 01:39 WIB

UMKM Klaster Unggas Binaan SIG, Terus Berkembang Ditengah Pandemi Covid-19

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM mitra...

13 Agustus 2020, 14:41 WIB

Petani Desa Fagoe Menerapkan Program TPJS Meski Belum Dapat Sosialisasi Dari Dinas Pertanian Malaka

Malaka- para petani di Desa Fafoe Kabupaten Malaka sudah melakukan menanam jagung dengan sistim doubel...

15 Mei 2020, 18:56 WIB

loading...