Jakarta – Ketua Umum PPP, Romahurmuziy menjelaskan alasan Jokowi memintanya mengumumkan nama-nama cawapres melalui akun Instagram miliknya @romahurmuziy.

“Karena Presiden @Jokowi ingin masyarakat tahu dan ikut menilai calon-calon pendamping Beliau di 2019 nanti,” kata Romy dikutip dari akun Instagram.

Ia mengatakan, Jokowi tidak ingin publik dibuat bingung dengan berbagai isu serta survei-survei “pesanan” yang mengunggulkan tokoh tertentu.

Romy juga mengatakan, pengumuman 10 nama ini merupakan tradisi baru yang dimulai Jokowi. Publik harus dibiasakan agar bisa menilai dan terlibat memberi feedback.

“Dari figur politisi ada nama Airlangga Hartato (Ketua Umum Golkar), Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB) dan Romahurmuziy (Ketua Umum PPP),” kata Romy.

Ia melanjutkan, dari unsur ulama ada nama KH Ma’ruf Amin dan Din Syamsuddin. Sedangkan dari figur teknokrat muncul nama Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti.

“Kemudian dari figur akademisi muncul nama Prof Mahfud MD, dari fugur Purnawirawan TNI ada nama Jenderal Moeldoko dan terakhir dari figur pengusaha adalah Chairul Tandjung. Insya Allah tidak akan keluar dari 10 nama di atas,” kata dia.