Ketua Pribumi Indonesia Muhardi, Bakal temui PM Malaysia

  • Whatsapp

Jakarta – Ketua Pribumi Indonesia, Muhardi, bakal menemui langsung Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad, Agustus 2018 mendatang.

Rencananya, tokoh asal Indonesia dan ketua Partai Pribumi Bersatu Malaysia akan bertemu di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam pertemuan nanti, keduanya bakal menjalin kerjasama antar Negara dalam urusan Politik, pasalnya keduanya memiliki visi yang sama yaitu menjadikan Pribumi sebagai tuan dalam Negeri sendiri.

Muhardi, yang dihubungi melalui selulernya, Sabtu (28/7) mengatakan Partai Pribumi Bersatu di Malaysia adalah merupakan mitra strategis kami.

“Kami memiliki visi dan misi yang sama,layaknya Malaysia, Indonesia juga ingin menjadikan Pribumi menjadi tuan rumah di Negara sendiri”Ucap Muhardi.

Dikatakan dia, Pribumi Indonesia melihat bahwasanya Pribumi Malaysia mempunyai karakter perjuangan yang sejalan dengan apa yang dilakukan di Indonesia.

“Pribumi Indonesia berdiri sejak 2015, dan konsep perjuangannya sudah ada sejak lama, namun dominasi Asing di Indonesia membuat Pribumi harus bangkit setidaknya mengimbangi Asing yang makin kencang mengalir di seluruh Wilayah Indonesia”Katanya

Rupanya, kata Muhardi, langkah dari Pribumi Indonesia diikuti oleh Pribumi Bersatu Malaysia yang mana mereka memenangkan Pemilu Malaysia mengalahkan penguasa 60 tahun.

Sekedar diketahui, komisi pemilihan umum Malaysia menyatakan, koalisi oposisi yang dipimpin Mahathir telah memenangkan 113 kursi, atau di atas lebih dari cukup untuk memenangkan pemilu.

Calon perdana menteri Malaysia harus mengamankan minimal 112 kursi dari 222 kursi Parlemen. Dengan hanya beberapa kursi yang tersisa untuk dihitung, hasil menunjukkan oposisi Pakatan Harapan telah mendominasi hasil perhitungan suara.

Koalisi pemerintah Barisan Nasional mencatatkan perolehan sebanyak 79 kursi, sementara Pakatan Harapan memenangkan 113 kursi. Mahathir (92) mengalahkan koalisi Barisan Nasional yang telah berkuasa selama lebih dari 60 tahun. Koalisi Barisan Nasional dipimpin oleh petahana Perdana Menteri Nasional Najib Razak, yang juga merupakan mantan anak didik dari Mahathir.

(cr7)

Pos terkait

loading...