Pemicu SARA, Neno Warisman Tersandera di Bandara Batam, Astaga!

Batam – Neno Warisman, Sabtu, tersandera di Bandara Batam, lantaran dihadang ratusan orang.

Sejumlah warga membawa spanduk bertuliskan penolakan atas kehadiran ustazah Neno Warisman di Batam. Spanduk itu dibentang warga di depan pintu kedatangan Bandara Hang Nadim, Batam.

Neno sendiri menyatakan pihaknya mendatangi Batam karena undangan panitia demi mengikuti deklarasi #2019GantiPresiden yang akan digelar di halaman Masjid Agung, Batam Centre, pada Minggu (29/7) pagi.

“Kita ini warga negara mau menyuarakan pendapat kita, ekspresi, dijamin oleh undang-undang, dan gerakan relawan ganti presiden ini konstitusional. Nggak melanggar apa-apa. Kenapa musti sampai kayak gini sih.” Kata Neno, lewat video yang viral di media sosial.

Selanjutnya, dalam rekaan video yang sama Neno menerangkan saat pesawat yang membawa ia dan rombongan mendarat di bandara Hang Nadim dirinya tak tahu akan ada aksi tersebut. Namun, ia mengaku mendapatkan perasaan tak enak saat turun dari pesawat akibat banyak yang memotret dirinya.

“Saya sampai jengah begitu kan. Apa sih? Tapi saya masih belum ngeh (ada aksi penolakan),” katanya.

Ia lalu menuturkan ketika sampai di pemeriksaan X-Ray, ada petugas dari Polda Kepri mengatakan keadaan nggak aman di luar bandara.

“Terus saya diminta masuk ke dalam ruangan, tapi di dalam ruangan itu kok saya di foto-foto lagi. Nah saya kan jadi jengah. Lalu saya keluar, nggak ah, saya ini. Nah ketika saya ke luar, berapa langkah, terus ada orang nendang… Kayak ada kerusuhan kecil terus orangnya diamankan. Terus ketika saya melangkah ke luar lagi, ada massa teriak-teriak, ada teriakan kayak pengkhianat NKRI atau apa gitu. Saya sedih banget,” imbuhnya lalu tercekat pada video viral tersebut.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
ADVERTISEMENT
Login Areal