Jokowi bagi duit, dibilang Negatif, Akhirnya Dilema

- Tim

Rabu, 1 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi/ANTARA

Presiden Jokowi/ANTARA

Jakarta – Langkah Presiden Jokowi memberikan bantuan uang tunai kepada korban Bencana di Lombok, NTB dinilai sarat kepentingan jelang Pilpres 2019. Eks Wali Kota Solo itu dianggap kampanye berbungkus bantuan dari pemerintah.

Sebagai kepala negara, Jokowi memang bertanggung jawab pada warganya yang terkena bencana, termasuk pemberian bantuan kepada korban.

Di sisi lain, sebagai calon presiden petahana di Pilpres 2019, muncul anggapan Jokowi ‘curi start’ atas pemberian bantuan tersebut.

Pengamat politik Universitas Padjajaran Firman Manan menilai kedudukan Jokowi saat ini memang dilematis, di satu sisi kapasitasnya sebagai kepala negara, di sisi lain berstatus sebagai kandidat calon presiden.

“Sebetulnya ini dilematis, bagaimana pun Jokowi sebagai presiden ketika warganya terkena bencana dia harus melakukan sesuatu. Kalau dia diam saja pasti juga akan diprotes,” ujar Firman.

Baca Juga :  Melalui Udara, Presiden Pantau Simulasi Bantuan ke Gaza

Manan menilai justru posisi Jokowi itu menguntungkannya dalam gelaran Pilpres 2019. Dia bisa bertindak dalam satu kapasitas, yakni presiden sekaligus capres.

“Ini justru incumbent advantage, keuntungan yang dimiliki petahana, baik itu langsung atau tidak langsung, maupun sengaja atau tidak disengaja,” tuturnya.

Berita Terkait

Bambang Haryo Terima Penghargaan Caleg Non Petahana Peraih Suara Terbanyak di Dapil Jatim 1
Muncul Isu Kandidat Kabinet Prabowo, Gerindra: Kreatif Ngarangnya
Ganjar Pilih Berada di Luar Pemerintahan
PPP Gugat ke MK Usai Kehilangan 200 Ribu Suara
PKB Hargai Ganjar-Mahfud Gugat MK, Semoga Bisa
AHY Soal Tempat Lama Hancur Lebur, NasDem: Menteri Barter Oposisi
Ketua MK: Sengketa Pemilu Bisa Lebih Banyak dari Sebelumnya
Rabu Besok, MK Akan Gelar Sidang Sengketa Pemilu 2024

Berita Terkait

Rabu, 3 April 2024 - 23:45 WIB

Bambang Haryo Terima Penghargaan Caleg Non Petahana Peraih Suara Terbanyak di Dapil Jatim 1

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:58 WIB

Muncul Isu Kandidat Kabinet Prabowo, Gerindra: Kreatif Ngarangnya

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:50 WIB

Ganjar Pilih Berada di Luar Pemerintahan

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:57 WIB

PPP Gugat ke MK Usai Kehilangan 200 Ribu Suara

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:53 WIB

PKB Hargai Ganjar-Mahfud Gugat MK, Semoga Bisa

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:49 WIB

AHY Soal Tempat Lama Hancur Lebur, NasDem: Menteri Barter Oposisi

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:43 WIB

Ketua MK: Sengketa Pemilu Bisa Lebih Banyak dari Sebelumnya

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:40 WIB

Rabu Besok, MK Akan Gelar Sidang Sengketa Pemilu 2024

Berita Terbaru

Regional

BUPATI NISEL HILARIUS DUHA BUKA GEBYAR PAUD TAHUN 2024

Kamis, 18 Apr 2024 - 22:26 WIB

Sumatera Selatan

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti 7,7kg Sabu dan 183 Butir Pil Ekstasi

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:32 WIB