Melirik Bumbu Racikan Koalisi Prabowo

- Tim

Rabu, 1 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Malam ini, petinggi partai koalisi Prabowo bakal bertemu, diantaranya PAN, PKS dan Demokrat. Apa yang akan dibahas petinggi partai ini?

Ternyata keempat petinggi partai ini akan membahas visi misi dari calon presiden yang bakal diusung, dan strategi pemenangan di Pilpres 2019.

“Insyaallah nanti ketemu malam ini, pertemuan antarsekjen. Insyaallah, keempat partai akan bertemu nanti malam,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Kompleks Senayan Jakarta, Rabu (1/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riza mengatakan koalisi akan melakukan penyempurnaan konsep capres-cawapres. Kemudian mereka juga akan mulai menggodok tim pemenangan.

“Menyempurnakan platform ya kan, soal visi misi program, tim pemenangan, kan begitu harus mulai disusun,” ujar dia.

Riza juga menyampaikan masih akan mendengarkan masukan dari berbagai partai terkait capres-cawapres. Riza memastikan Gerindra tidak akan saling tunggu dengan koalisi lainnya untuk mengumumkan pasangan capres-cawapres.

“Kita tidak menunggu, juga tidak mengintip-ngintip, pokoknya kita berjalan sesuai dengan mekanisme. Capres sudah selesai bapak prabowo, sekarang sedang masuk program visi dan misi,” kata dia.

Riza juga mengatakan tak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Waktu pendaftaran hingga 10 Agustus akan digunakan optimal untuk menghasilkan pasangan terbaik.

Kabar terbaru, Prabowo mulai kepincut dengan Ustad Abdul Somad (UAS) yang direkomendasikan oleh Ijtima Ulama, Ketum Partai Gerindra itu lebih mendengar omongan Habib Rizieq yang menginginkan adanya koalisi umat.

UAS dianggap punya kekuatan untuk menaklukkan petahana di Pilpres 2019. Itu sebabnya, kampanye #2019gantipresiden makin meluas, bahkan kerap membawa isu Agama untuk dijadikan bahan menjatuhkan petahana.

Jika Prabowo benar mengambil UAS sebagai Cawapresnya, diprediksi elektabilitasnya akan naik, sebab UAS saat ini menjadi representasi Muslim mayoritas Indonesia.

Prabowo, menurut banyak pengamat menyebutkan sedang menjalankan strateginya Donald Trump dalam pilpres 2016 di Amerika Serikat. Apa strateginya? Strateginya itu mempertentangkan kalangan bawah dan kalangan atas, jadi persoalan kesenjangan

(cr7)

Berita Terkait

Bambang Haryo Terima Penghargaan Caleg Non Petahana Peraih Suara Terbanyak di Dapil Jatim 1
Muncul Isu Kandidat Kabinet Prabowo, Gerindra: Kreatif Ngarangnya
Ganjar Pilih Berada di Luar Pemerintahan
PPP Gugat ke MK Usai Kehilangan 200 Ribu Suara
PKB Hargai Ganjar-Mahfud Gugat MK, Semoga Bisa
AHY Soal Tempat Lama Hancur Lebur, NasDem: Menteri Barter Oposisi
Ketua MK: Sengketa Pemilu Bisa Lebih Banyak dari Sebelumnya
Rabu Besok, MK Akan Gelar Sidang Sengketa Pemilu 2024

Berita Terkait

Rabu, 3 April 2024 - 23:45 WIB

Bambang Haryo Terima Penghargaan Caleg Non Petahana Peraih Suara Terbanyak di Dapil Jatim 1

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:58 WIB

Muncul Isu Kandidat Kabinet Prabowo, Gerindra: Kreatif Ngarangnya

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:50 WIB

Ganjar Pilih Berada di Luar Pemerintahan

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:57 WIB

PPP Gugat ke MK Usai Kehilangan 200 Ribu Suara

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:53 WIB

PKB Hargai Ganjar-Mahfud Gugat MK, Semoga Bisa

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:49 WIB

AHY Soal Tempat Lama Hancur Lebur, NasDem: Menteri Barter Oposisi

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:43 WIB

Ketua MK: Sengketa Pemilu Bisa Lebih Banyak dari Sebelumnya

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:40 WIB

Rabu Besok, MK Akan Gelar Sidang Sengketa Pemilu 2024

Berita Terbaru

Regional

SAT SAMAPTA POLRES NISEL PATROLI DI TEMPAT WISATA

Sabtu, 13 Apr 2024 - 11:40 WIB