Senin, 6 Agustus 2018 - 22:21 WIB

Proyek di Nusa Dua

Proyek di Nusa Dua

Astaga, Pembangunan Crea Resort Nusa Dua Diduga Bodong

Badung – Pembangunan gedung Crea Resort yang diduga bodong pengerjaannya hingga saat ini masih terus berjalan. Meski terbilang melanggar, pelaksanaan pembangunan gedung di kawasan pariwisata Nusa Dua ini seakan tidak dipermasalahkan pihak terkait.

Disinyalir ada permainan kotor alias kong kalikong atara pihak Owner dan penegak kebijakan. Pantauan di lokasi, pengerjaan bangunan tanpa mengantongi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) itu terus dikebut, diwacanakan gedung ini berdiri dengan konsep tiga lantai.

Gulam, selaku Management Contruktions  (MC) secara tegas mengatakan, segala bentuk izin apapun sumua ada di ITDC. Belum diketahui secara langsung, apakah izin tersebut benar ada di ITDC atau tidak. “Saya kerjakan ini sesui saran Owner, untuk perizinan semua ada di ITDC, coba tanyakan saja kesana, ” ucapnya, Senin (6/8)

Famela, sebagai Owner proyek menimpali, dikatakan jika IMB masih dalam tahap proses. Sedangkan keberlangsungan untuk membangun telah mendapat izin dari pihak ITDC.”Kami sudah diberi izin oleh ITDC untuk membangun, ” jelasnya. 

Ketika ditemui, I Made Vari Wijaya, Kepala Devisi Oprasi Nusa Dua, ITDC (The Nusa Dua) mengungkapkan, per-31 Agustus 2018 bentuk bangunan apa saja di Nusa Dua harus sudah selesai. Namun ketika tanya mengenai perizinan untuk pembangunan Crea Resort, ia mengaku proyek tersebut sudah memiliki izin namun bukan IMB.

“Mereka sudah mengantongi izin prisip, bukan IMB, ” ungkapnya. 

Vari Wijaya membantah, jika bentuk izin dalam proyek tersebut berada di ITDC. Ia menyesalkan pihak pengembang lempar tangan, apalagi sampai mencatut nama dinas terkait. Karena pembagunan atas reviuw kerjasama pemanfaatan lahan seluas 6,6 hektar di kawasan ITDC. 

“Itu tidak benar semua izin ada disini. Mereka memang sudah mengantongi izin UKL-UPL tapi bukan IMB, ” tegas Wijaya kembali.

Sementara itu, ketika ingin dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan ST.MT, berbelat belit. Hingga dua kali didatangi selalu beralasan rapat dan menerima tamu penting. 

Sumber dipercaya di lapangan mengungkapkan, pembangunan perencanaan resort ini berjalan sebelum mengurus izin bangunan. Keberlangsungan pengerjaan menjadi buah bibir masyarakat dan kini proyek diperkirakan sudah berjalan selama 8 bulan.

Artikel ini telah dibaca 417 kali

loading...
Baca Lainnya

Hampir Sudah Sebulan Lelaki ini Berbagi Nasi Gratis di Jalanan

Denpasar – Hampir sudah sebulan I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus...

I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus saat pandemi Covid-19 di jalanan Kota Denpasar. (Foto: deliknews.com)

6 Juni 2020, 12:05 WIB

Difasilitasi Jaya Negara Pecalang Denpasar Akhirnya Terima 850 Paket Sembako

Denpasar – Sebanyak 850 paket sembako dari Coorporate Social Respon (CSR) Bank Pembangunan Daerah (BPD)...

Ilustrasi (Foto: fb)

5 Juni 2020, 18:50 WIB

Bantu Ibu Beli Beras, Anak ini Harus Jual Jeruk Nipis Saat Pandemi

Denpasar – “Melihat ibu bekerja jual ‘canang’ sampai malam saya ingin membantu. Ketimbang saya main,...

Ni Komang Triwartini, anak-anak penjual Lemon. (Foto: deliknews.com)

4 Juni 2020, 16:20 WIB

Semangat Baru PKM Dalam Era Normal

Denpasar – Wacana Walikota Denpasar I.B Rai Mantra memperjuangkan insentif Pecalang memberi semangat baru dalam...

Ilustrasi (Foto: net)

4 Juni 2020, 13:47 WIB

Mardika : BPK Beri Badung Predikat WTP Belum Tentu Bebas Korupsi

Denpasar – I Nyoman Mardika salah satu aktivis dari Yayasan Manikaya Kauci menegaskan, predikat Wajar...

I Nyoman Mardika. (Foto: doc/fb)

3 Juni 2020, 12:03 WIB

Yes ! Mendagri Bantu Pecalang 5 Juta, Jaya Negara : Masih Kaji

Denpasar – “Sebenarnya secara kajian ada edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar Walikota bantu pecalang...

Bantuan Sembako untuk Pecalang Denpasar. (Foto: Deliknews.com)

2 Juni 2020, 08:08 WIB

loading...