Jakarta – Tim koalisi pendukung Joko Widodo di Pilpres 2019 akan mengerahkan pasukan cyber untuk memenangkan Jokowi di Pilpres periode 2019-2024.

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan, Arsul Sani, mengatakan hal tersebut dilakukan karena semakin kencangnya hoax beredar di dunia maya.

“Jadi hoax akan kami serang dengan data,” ujar Arsul di Hotel Oria, Jakarta.

Arsul menjelaskan, hoax yang beredar terkait pemerintahan Jokowi, memiliki narasi yang berbeda-beda di setiap wilayah. “Ada yang membawa narasi agama, ada yang membawa narasi ekonomi,” ujar Arsul.

Koalisi, ujar Arsul, harus meluruskan data-data tipuan yang kerap digembor-gemborkan lewat dunia maya. “Jadi, nanti tim media dan media sosial yang berbasis data, akan kita kembangkan secara masif. Kita kerahkan pasukan cyber,” ujar dia, Senin kemarin (13/8)

Koalisi pendukung Jokowi dalam pemilihan presiden 2019 juga telah menyiapkan 225 juru bicara untuk pemenangan Jokowi di pilpres 2019. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, masing-masing partai menyiapkan 25 juru bicara. Adapun saat ini sudah ada sembilan partai pendukung Jokowi dan setiap partai ada 25 orang, total juru bicara Jokowi ada 225 orang.

“Mereka ini yang akan dilatih. Dengan adanya 25 jubir setiap partai, maka ini dapat memperkuat sosialisasi