Selasa, 21 Agustus 2018 - 15:05 WIB

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Pengusaha Tiongkok Bahas Kerjasama Bisnis

BEIJING, 21 Agustus 2018 /PRNewswire/ — Pada 19 Agustus 2018, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berpartisipasi dalam sebuah forum yang diselenggarakan China Entrepreneur Club (CEC). Forum ini diselenggarakan oleh Jack Ma, Chairman, China Entrepreneur Club dan Executive Chairman, Alibaba Group. Hampir 400 delegasi menghadiri forum tersebut, termasuk pengusaha Tiongkok yang berpengaruh, pejabat Malaysia, delegasi bisnis dan media. Forum tersebut berfokus pada kerja sama ekonomi dan bisnis. Para peserta berbagi pandangan tentang kerja sama di bidang kecerdasan buatan, pertanian, manufaktur konvensional, pariwisata dan Belt and Road Initiative. Malaysia diakui sebagai mitra ekonomi dan perdagangan penting bagi Tiongkok. Dr. Mahathir Mohamad, yang dikenal sebagai "pendiri Malaysia yang modern" ("engineer of modern Malaysia"), dikenal baik oleh rakyat Tiongkok.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Pengusaha Tiongkok Membahas Kerjasama Bisnis di Forum China Entrepreneur Club (CEC)

Jack Ma mengungkapkan apresiasinya dan dengan hangat menyambut Perdana Menteri Malaysia itu. Dia mengatakan, inisiatif 'Multimedia Super Corridor' dari Perdana Menteri Mahathir, yang dikenal sebagai MSC di Malaysia, mengilhami kepercayaan dirinya dalam berwirausaha dan Alibaba. Dalam 44 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik Tiongkok – Malaysia, Mahathir telah menjabat sebagai perdana menteri selama 22 tahun. Malaysia telah menjadi mitra ekonomi dan perdagangan yang penting bagi Tiongkok. Kedua negara harus bekerja sama demi memasuki era ekonomi digital saat ini. Hal ini juga merupakan peluang besar bagi perusahaan Tiongkok dan Malaysia.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri Malaysia Mahathir menekankan, baik Jalur Sutera Maritim masa lalu maupun hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral saat ini, membawa peluang pengembangan baru bagi perusahaan di Malaysia dan Tiongkok, serta kesempatan kerja dan barang-barang berkualitas untuk masyarakat. Dia berharap, makin banyak pengusaha Tiongkok yang berinvestasi di Malaysia. Malaysia akan terus mempertahankan hubungan persahabatan dengan Tiongkok dan memperluas bisnis di pasar Tiongkok.

Sesi tanya jawab sepanjang 40 menit diadakan setelah pidato Perdana Menteri Mahathir. Mahathir yang berusia 92 tahun berdialog dengan hangat bersama para pengusaha Tiongkok tentang peluang investasi, pengembangan pasar, pertukaran budaya, Belt and Road Initiative, serta pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Tiongkok mempertahankan hubungan ekonomi dan perdagangan yang erat dengan Malaysia. Statistik menunjukkan, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar Malaysia selama sembilan tahun berturut-turut. Tiongkok juga merupakan investor manufaktur terbesar di Malaysia selama dua tahun berturut-turut, dan sumber pariwisata terbesar selama enam tahun berturut-turut. Melalui forum ini, pengusaha Tiongkok serta pemimpin politik dan bisnis di Malaysia memperdalam pemahaman mereka dan semakin mengenali nilai bisnis dan budaya masing-masing.

Tentang CEC China Entrepreneur Club (CEC)

China Entrepreneur Club (CEC) adalah wadah utama bagi para pemimpin bisnis di Tiongkok. Didirikan pada 2006 oleh sekelompok elit pengusaha Tiongkok. CEC bermisi mempromosikan integritas bisnis dan sosialisasi kewirausahaan, serta menerapkan panduan untuk mempromosikan keberlanjutan ekonomi dan sosial.

Sebanyak 60 anggota CEC mewakili generasi pertama wirausahawan Tiongkok modern. Anggota individu maupun perusahaan dengan bangga meraih kesuksesan komersial sembari tetap mematuhi aturan dan regulasi ekonomi pasar. Para anggota juga terus memberikan contoh mencapai daya saing berkelanjutan melalui praktik bisnis yang lebih baik, secara aktif terlibat dalam inisiatif kesejahteraan publik dan mendukung tanggung jawab sosial perusahaan. Perusahaan anggota CEC merupakan kekuatan ekonomi Tiongkok, dengan total pendapatan sekitar 4 triliun (RMB) dan transaksi komoditas platform sebesar 6,5 triliun (RMB) pada 2017, secara kolektif mempekerjakan 1,94 juta orang dan secara tidak langsung menciptakan 38 juta lowongan pekerjaan, sehingga merupakan bagian penting dari perekonomian nasional.

Misi dan visi CEC mewakili seperangkat nilai inti yang diyakini oleh para anggota, karyawan, dan afiliasi. Berbagai nilai ini adalah tulang punggung dari aktivitas klub, mulai Kunjungan Internasional (International Visits) dan Kunjungan Anggota Perusahaan (Member Company Visits), hingga perayaan Daonong Gala dan acara yang dirancang khusus sepanjang tahun. Lebih jauh lagi, Green Company Alliance dan ajang tahunan China Green Companies Summit yang diselenggarakan CEC menunjukkan upaya terus menerus dalam mengembangkan perusahaan dengan bisnis yang aman bagi lingkungan (green companies) yang transparan dan berkelanjutan di Tiongkok.

Informasi Lebih Lanjut:

Kay Zhang Huijun
Surel: Zhanghj@daonong.com
Situs: www.daonong.com

Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20180820/2215816-1

Related Links :

http://www.daonong.com

Artikel ini telah dibaca 126 kali

loading...
Baca Lainnya

Program Belt and Road dari Tiongkok hadirkan berbagai peluang baru dalam sinergi kesehatan transnasional

BEIJING, 1 Oktober, 2018 /PRNewswire/ — Program Belt and Road dari Tiongkok merayakan hari jadi...

1 Oktober 2018, 20:33 WIB

Pioneer Bantu Pengendara Mobil untuk Meningkatkan Mutu Audio dengan Jajaran Produk Tahun 2019 yakni Speakers, Subwoofers A-Series dan DEQ-S1000A Universal Sound Processor

SINGAPURA, KUALA LUMPUR, Malaysia dan BANGKOK, 1 Oktober 2018 /PRNewswire/ — Pioneer Electronics AsiaCentre, pemimpin...

1 Oktober 2018, 16:00 WIB

Bekraf Umumkan Wakil Indonesia Pavilion untuk Venice Art Biennale 2019

Menempati area booth 4x lebih besar, lebih dari 400 karya seni akan ditampilkan dalam satu...

1 Oktober 2018, 12:02 WIB

‘Beijing Opera’ tunjukkan kolaborasi yang luar biasa antara Kebudayaan Indonesia dan Tiongkok

JAKARTA, Indonesia, 30 September 2018 /PRNewswire/ — Sebagai bentuk apresiasi kebudayaan terbaik di dunia, Meikarta...

30 September 2018, 10:32 WIB

Locus Chain Foundation Bermitra dengan Republik Kongo untuk Mengembangkan Sistem Nasional yang Mutakhir

– Lembaga satuan tugas strategis akan memfasilitasi pembangunan sistem e-government Nasional berdasarkan platform blockchain Locus...

29 September 2018, 13:27 WIB

Memulai rencana penanaman pohon baru untuk restorasi hutan pencegah bencana

AEON Group Menanam Pohon Mangrove untuk Jakarta yang Lebih Baik Acara Peringatan 60 Tahun Hubungan...

28 September 2018, 15:53 WIB

loading...